Topang Ekonomi Nasional, Pertamina Raup Pendapatan Rp1.167 Triliun dan Setor Rp360 Triliun ke Negara

Topang Ekonomi Nasional, Pertamina Raup Pendapatan Rp1.167 Triliun dan Setor Rp360 Triliun ke Negara

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan taringnya sebagai raksasa energi nasional dengan mencatatkan performa keuangan dan operasional yang sangat solid. Melalui efisiensi yang ketat di seluruh lini bisnis serta optimalisasi produksi, perusahaan pelat merah ini berhasil membukukan rapor pertumbuhan yang impresif. Angka perolehan ini sekaligus menegaskan peran strategis Perseroan dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus menjadi motor penggerak roda perekonomian domestik.

Berdasarkan laporan keuangan yang disahkan, kinerja positif ini didorong oleh kuatnya aktivitas di sektor hulu yang mampu menjaga tingkat produksi minyak dan gas bumi secara konsisten. Tidak hanya itu, lini pengolahan dan kilang juga menunjukkan peningkatan produktivitas yang signifikan dalam mengolah produk-produk bernilai tinggi guna memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri.

Dalam pengumuman hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang dirilis pada hari Rabu, 24 Juni 2026, manajemen Pertamina membeberkan secara rinci pencapaian angka-angka krusial tahun buku 2025. Sepanjang periode tersebut, Pertamina tercatat sukses meraup pendapatan total sebesar USD70,89 miliar atau setara dengan Rp1.167,99 triliun, dengan perolehan EBITDA mencapai USD11,43 miliar atau sekitar Rp188,33 triliun.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, memberikan apresiasi yang tinggi serta keterangan resminya terkait keberhasilan korporasi dalam menjaga stabilitas dan mencetak laba jumbo di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif.

"PT Pertamina (Persero) berhasil mencatatkan laba bersih sebesar USD3,35 miliar atau setara dengan Rp55,20 triliun untuk tahun buku 2025. Capaian ini mencerminkan komitmen kuat dan kerja keras seluruh elemen perusahaan. Selain membukukan keuntungan, Pertamina juga memberikan kontribusi nyata yang sangat besar kepada negara, yakni mencapai Rp360,76 triliun melalui setoran pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan dividen. Kami berharap hasil keputusan RUPS ini menjadi modal berharga agar Pertamina meraih prestasi yang semakin baik di masa mendatang," urai Mochamad Iriawan dalam rilis keterangan resminya.

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri, capaian laba bersih Rp55,20 triliun ini juga diimbangi dengan realisasi investasi domestik yang masif senilai Rp97,20 triliun, serta penyerapan Belanja Produk Dalam Negeri (PDN) yang menembus Rp531,5 triliun. Langkah ini dinilai para pengamat ekonomi memberikan dampak berganda (multiplier effect) yang luar biasa bagi pengusaha lokal. Melalui kombinasi ketahanan energi di sektor hilir yang menyuplai 70 persen BBM nasional serta ekspansi ke sektor energi baru terbarukan (EBT), Pertamina optimistis dapat terus mengawal transisi energi hijau di Indonesia secara berkelanjutan.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Topang Ekonomi Nasional, Pertamina Raup Pendapatan Rp1.167 Triliun dan Setor Rp360 Triliun ke Negara
  • Topang Ekonomi Nasional, Pertamina Raup Pendapatan Rp1.167 Triliun dan Setor Rp360 Triliun ke Negara
  • Topang Ekonomi Nasional, Pertamina Raup Pendapatan Rp1.167 Triliun dan Setor Rp360 Triliun ke Negara
  • Topang Ekonomi Nasional, Pertamina Raup Pendapatan Rp1.167 Triliun dan Setor Rp360 Triliun ke Negara
  • Topang Ekonomi Nasional, Pertamina Raup Pendapatan Rp1.167 Triliun dan Setor Rp360 Triliun ke Negara
  • Topang Ekonomi Nasional, Pertamina Raup Pendapatan Rp1.167 Triliun dan Setor Rp360 Triliun ke Negara

Posting Komentar