Isu Komunitas 'Boti' Bakal Adakan Gathering Gegerkan Warga Kalteng
TheRefinedPost.com - Polemik tentang rencana pertemuan atau silaturahmi kelompok laki-laki berpenampilan feminin yang dikenal sebagai “boti” di Kalimantan Tengah makin hangat dibicarakan di media sosial.
Perdebatan di kalangan masyarakat semakin sengit setelah akun media sosial Kaltengpedia dan seorang anggota Polda Kalteng yang dipanggil Cak Sam saling memberikan tanggapan tentang isu tersebut.
Hal ini diperburuk oleh label hoaks yang ditempelkan pada unggahan Kaltengpedia yang membahas tentang rencana pertemuan boti.
Dari unggahan Instagram Kaltengpedia, terlihat bahwa kabar tentang rencana silaturahmi komunitas boti di Kalimantan Tengah banyak diperbincangkan setelah beredar tangkapan layar pesan direct message di media sosial.
Dalam percakapan itu, ada ajakan berkumpul yang memicu pro dan kontra di tengah masyarakat.
Di tengah perdebatan yang sengit, Kaltengpedia menegaskan bahwa pemberitaan mereka sebelumnya didasarkan pada data awal dan keterangan dari dua sumber yang berbeda yang telah dimintai konfirmasi.
Menurut pihak redaksi, informasi tersebut muncul setelah viralnya pesan DM yang diduga membahas rencana kegiatan silaturahmi kelompok boti di Kalimantan Tengah.
“Kami mengangkat isu ini bukan untuk menggiring opini ataupun menyerang pihak tertentu. Ini bentuk kepedulian kami terhadap situasi sosial di Kalimantan Tengah agar tidak muncul keresahan ataupun polemik berkepanjangan di masyarakat,” tulis pernyataan redaksi Kaltengpedia.
Kaltengpedia juga meminta pihak terkait, termasuk Kabidhumas Polda Kalteng, agar melakukan pendalaman informasi secara menyeluruh sebelum langsung menyebut isu tersebut sebagai hoaks.
Bapak, izin menyampaikan dengan hormat. Setidaknya kami berharap ada pemahaman bahwa pemberian label “hoaks” seharusnya jelas dasar dan mekanismenya, apakah itu benar merupakan pernyataan resmi institusi Polda Kalimantan Tengah atau pendapat pribadi. Karena jika mengacu pada penanganan informasi hoaks, tentu ada proses dan mekanisme yang panjang serta biasanya disampaikan melalui akun resmi instansi, bukan akun pribadi.
Di sisi lain, sebelum memberikan penilaian atau kesimpulan, alangkah baiknya juga dilakukan konfirmasi kepada kami yang memiliki data dan kronologi, terlebih ketika kami sedang berupaya menaikkan berita untuk mendapatkan kejelasan informasi.
Kami hanya ingin menunggu jawaban atas permintaan klarifikasi terbuka yang sudah kami sampaikan sebelumnya, bapak. Harapan kami, semua pihak dapat bersikap objektif dan tidak terkesan berada pada satu pihak saja.
Di sisi lain, Cak Sam memberikan penjelasan melalui komentar pada unggahan Kaltengpedia. Ia mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya telah meminta penjelasan langsung kepada seseorang bernama Pandi, yang disebut sebagai senior di kelompok tersebut.
Menurut Cak Sam, Pandi juga merupakan admin akun Instagram Diva Palangka Raya. Pandi telah membuat klarifikasi bahwa informasi tentang acara gathering boti di Palangka Raya tidak benar.
Cak Sam menulis, “Saudaraku yang budiman, kemarin kami sudah minta klarifikasi kepada Pandi yang disebut sebagai senior di kelompok mereka. Dia menjelaskan bahwa informasi tentang 'boti' Palangkaraya yang akan mengadakan gathering itu tidak benar."
Ia juga meminta masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Tengah agar tetap kondusif dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi sepenuhnya.
Meskipun demikian, isu tersebut masih banyak diperbincangkan di media sosial dan memicu berbagai respons dari masyarakat. Belum ada informasi resmi tentang lokasi atau waktu kegiatan yang sebelumnya disebut-sebut akan digelar.

Posting Komentar