Langkah RANS Melantai di Bursa Kian Mulus, BEI Sebut Ketentuan 'Free Float' 25 Persen Sudah Terpenuhi

Langkah RANS Melantai di Bursa Kian Mulus, BEI Sebut Ketentuan 'Free Float' 25 Persen Sudah Terpenuhi

JAKARTA - Rencana penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dari perusahaan media dan hiburan besutan selebritas tanah air, RANS, tampaknya berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan. Otoritas bursa melaporkan bahwa segala persiapan administratif dan pemenuhan regulasi dasar terus menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Hal ini sekaligus menjadi angin segar bagi para pelaku pasar yang telah lama menantikan kehadiran emiten baru dari sektor industri kreatif tersebut.

Salah satu poin krusial yang sempat menjadi perhatian para analis adalah mengenai kesiapan pemenuhan porsi kepemilikan saham oleh publik setelah perusahaan resmi melantai di pasar modal. Sesuai aturan yang berlaku, setiap perusahaan yang ingin Go Public diwajibkan untuk mengalokasikan porsi saham masyarakat guna menjaga likuiditas perdagangan.

Menanggapi kelayakan proses IPO tersebut, Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), I Nyoman Gede Yetna, memberikan keterangan resminya kepada awak media pada hari Rabu, 24 Juni 2026. Nyoman memastikan bahwa struktur kepemilikan saham yang diajukan oleh pihak manajemen RANS telah memenuhi standar regulasi yang ketat.

"Terkait dengan rencana melantainya RANS di bursa, kami sampaikan bahwa proses evaluasi dokumen terus berjalan dengan baik. Pihak RANS sudah memenuhi ketentuan batas minimal saham publik atau free float sebesar 25 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Pemenuhan angka minimal ini sangat penting untuk memastikan terjadinya perdagangan yang wajar dan likuid saat saham tersebut resmi diperjualbelikan oleh masyarakat luas di lantai bursa kelak," ungkap I Nyoman Gede Yetna dalam rilis keterangan resminya.

Dengan terpenuhinya syarat free float minimal 25 persen ini, langkah RANS untuk mengantongi pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai akan menjadi jauh lebih mudah. Masuknya RANS ke pasar modal diharapkan tidak hanya mampu menarik modal segar guna ekspansi bisnis korporasi, tetapi juga menjadi daya tarik baru bagi investor ritel generasi muda untuk lebih aktif berpartisipasi di industri pasar modal Indonesia.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Langkah RANS Melantai di Bursa Kian Mulus, BEI Sebut Ketentuan 'Free Float' 25 Persen Sudah Terpenuhi
  • Langkah RANS Melantai di Bursa Kian Mulus, BEI Sebut Ketentuan 'Free Float' 25 Persen Sudah Terpenuhi
  • Langkah RANS Melantai di Bursa Kian Mulus, BEI Sebut Ketentuan 'Free Float' 25 Persen Sudah Terpenuhi
  • Langkah RANS Melantai di Bursa Kian Mulus, BEI Sebut Ketentuan 'Free Float' 25 Persen Sudah Terpenuhi
  • Langkah RANS Melantai di Bursa Kian Mulus, BEI Sebut Ketentuan 'Free Float' 25 Persen Sudah Terpenuhi
  • Langkah RANS Melantai di Bursa Kian Mulus, BEI Sebut Ketentuan 'Free Float' 25 Persen Sudah Terpenuhi

Posting Komentar