Jangan Heran Kalau Sering Insomnia, Bisa Jadi 5 Kebiasaan Malam Ini yang Merusak Kualitas Tidur Anda
JAKARTA - Memiliki tidur yang berkualitas dan nyenyak di malam hari merupakan dambaan bagi setiap orang, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas padat di siang hari. Sayangnya, tidak sedikit orang yang justru mengeluhkan pola tidur yang berantakan, sering terbangun di tengah malam, atau bahkan mengalami insomnia akut. Banyak yang mengira gangguan tidur ini murni disebabkan oleh faktor stres atau kelelahan, padahal sering kali pemicu utamanya adalah kebiasaan-kebiasaan kecil yang kita lakukan sendiri menjelang waktu tidur.
Kondisi kurang tidur yang dibiarkan terus-menerus tentu tidak bisa dianggap remeh, karena dapat menurunkan imunitas tubuh, merusak fokus kerja, hingga memicu gangguan kesehatan mental dalam jangka panjang.
Dalam sebuah ulasan edukasi kesehatan praktis yang dirilis oleh para pakar somnologi (ahli tidur) pada hari Kamis, 25 Juni 2026, terungkap bahwa tubuh manusia membutuhkan pengondisian suasana yang tenang agar hormon melatonin atau hormon tidur dapat diproduksi secara maksimal.
Guna mendapatkan tidur yang lebih pulas, para ahli medis sangat menyarankan masyarakat untuk mulai memotong mata rantai rutinitas buruk dan menghindari lima kebiasaan ini di malam hari:
Bermain Ponsel Pintar di Atas Kasur Paparan sinar biru (blue light) dari layar gawai atau televisi menjelang tidur terbukti secara ilmiah dapat menekan produksi hormon melatonin. Kebiasaan memantau media sosial sebelum memejamkan mata justru membuat otak Anda tetap bekerja aktif dan terjaga.
Mengonsumsi Kafein dan Camilan Berat Menikmati kopi, teh, atau makan malam dengan porsi besar menjelang waktu tidur akan memaksa sistem pencernaan bekerja ekstra keras di saat tubuh seharusnya beristirahat. Hal ini sering kali memicu asam lambung naik dan membuat dada terasa tidak nyaman.
Melakukan Olahraga Berat di Larut Malam Meski olahraga baik untuk tubuh, melakukannya terlalu dekat dengan jam tidur justru akan memompa hormon adrenalin dan meningkatkan suhu inti tubuh. Akibatnya, jantung akan berdetak lebih cepat dan tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk relaksasi.
Suhu Ruang Kamar yang Terlalu Panas Suhu ruangan yang pengap atau terlalu panas akan membuat tubuh gelisah dan mudah berkeringat di malam hari. Pastikan kamar tidur Anda memiliki sirkulasi udara yang baik atau berada pada suhu sejuk yang nyaman agar tubuh bisa tertidur lebih cepat.
Memikirkan Pekerjaan atau Tugas Berat Membawa beban pikiran atau merencanakan jadwal kerja esok hari saat sudah berbaring di kasur memicu kecemasan emosional. Cobalah untuk menerapkan metode brain dumping atau menuliskan kecemasan di kertas beberapa jam sebelum tidur agar pikiran menjadi lebih plong.
Dengan mulai mendisiplinkan diri dan menjauhi kelima kebiasaan buruk tersebut, siklus sirkadian tubuh Anda akan kembali berjalan normal. Para praktisi kesehatan mengingatkan bahwa investasi terbaik untuk produktivitas siang hari yang optimal adalah dengan memberikan hak istirahat yang berkualitas dan tanpa gangguan bagi tubuh kita di malam hari.

Posting Komentar