Krisis Air Bersih Meluas di Lombok Barat, Ribuan Jiwa Terdampak Kemarau Panjang Mulai Menjerit

Krisis Air Bersih Meluas di Lombok Barat, Ribuan Jiwa Terdampak Kemarau Panjang Mulai Menjerit

GERUNG - Dampak dari musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat kini mulai memicu konsekuensi serius bagi kehidupan sehari-hari masyarakat akar rumput. Di wilayah Kabupaten Lombok Barat, krisis lingkungan ini telah berkembang menjadi ancaman nyata seiring dengan semakin menyusutnya debit sumber air alami dan sumur-sumur galian milik penduduk. Akibatnya, ribuan kepala keluarga di beberapa kecamatan kini berada dalam kondisi rentan dan terpaksa harus memutar otak demi mendapatkan pasokan air yang layak untuk konsumsi harian.

Kondisi geografis beberapa desa yang berada di perbukitan gersang memperparah keadaan, membuat warga terpaksa berjalan kaki berkilo-kilometer atau merogoh kocek lebih dalam hanya untuk membeli air jeriken.

Menyikapi eskalasi situasi yang kian mengkhawatirkan tersebut, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pada hari Rabu, 24 Juni 2026, secara resmi menetapkan status siaga darurat kekeringan dan langsung mengerahkan armada tangki air bersih guna mengintervensi titik-titik pemukiman yang mengalami dampak paling parah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lombok Barat memberikan keterangan resmi asli mengenai peta sebaran wilayah terdampak serta strategi jangka pendek yang tengah dijalankan oleh pemerintah daerah.

"Kekeringan yang melanda wilayah Lombok Barat saat ini sudah berstatus kritis di beberapa titik, di mana tercatat ada ribuan warga kita yang mulai kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan minum dan memasak. Fokus utama kami dari BPBD saat ini adalah melakukan droping air bersih secara berkala menggunakan armada truk tangki langsung ke bak penampungan umum di desa-desa terdampak. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak PDAM dan instansi terkait lainnya agar distribusi bantuan ini bisa merata dan menyasar masyarakat yang paling membutuhkan bantuan darurat ini terlebih dahulu," urai Kepala Pelaksana BPBD Lombok Barat dalam keterangannya di lokasi penyaluran bantuan.

Pihak pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat luas untuk lebih bijak dan hemat dalam menggunakan sisa cadangan air yang ada selama masa pancaroba ini berlangsung. Sementara bantuan darurat terus disalurkan, jangka panjangnya pemkab setempat dilaporkan tengah mengkaji pembangunan sumur bor dalam (artesis) serta perluasan jaringan pipa air bersih di zona-zona rawan kering guna mengantisipasi terulangnya krisis kemanusiaan serupa di musim-musim mendatang.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Krisis Air Bersih Meluas di Lombok Barat, Ribuan Jiwa Terdampak Kemarau Panjang Mulai Menjerit
  • Krisis Air Bersih Meluas di Lombok Barat, Ribuan Jiwa Terdampak Kemarau Panjang Mulai Menjerit
  • Krisis Air Bersih Meluas di Lombok Barat, Ribuan Jiwa Terdampak Kemarau Panjang Mulai Menjerit
  • Krisis Air Bersih Meluas di Lombok Barat, Ribuan Jiwa Terdampak Kemarau Panjang Mulai Menjerit
  • Krisis Air Bersih Meluas di Lombok Barat, Ribuan Jiwa Terdampak Kemarau Panjang Mulai Menjerit
  • Krisis Air Bersih Meluas di Lombok Barat, Ribuan Jiwa Terdampak Kemarau Panjang Mulai Menjerit

Posting Komentar