Ad
Ad

Angin Kencang Tumbangkan 14 Pohon di Jaktim, 50 Pasukan Hijau Dikerahkan

 

Angin Kencang Tumbangkan 14 Pohon di Jaktim, 50 Pasukan Hijau Dikerahkan

THEREFINEDPOST - Pemerintah Kota (Pemkot) Jaktim mengevakuasi belasan pohon yang roboh dan patah akibat angin kencang dan hujan lebat menyapu sebagian area Jakarta pada Minggu sore (12/4).

"Angin kencang dan hujan lebat kemarin menyebabkan 14 pohon tumbang dan patah di Jaktim. Petugas sigap menanganinya hingga dini hari tadi," tutur Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jaktim, Made Widhi Adnyana Surya Pratita, di Jakarta pada Senin.

Made memaparkan, faktor utama kejadian ini adalah cuaca ekstrem. Angin kencang membuat beberapa pohon, khususnya yang sudah tua dengan akar lemah, tak mampu menahan dan akhirnya tumbang.

"Bahkan, beberapa di antaranya jatuh menimpa kendaraan dan bangunan milik warga," tambah Made.

Menurut dia, berdasarkan rekap awal, pohon-pohon tumbang tersebar di sembilan titik berbeda, bervariasi jenis dan ukurannya.

Made merinci, ada beringin berdiameter 25 cm tumbang di Jl. H. Bokir Bin Jiun, Dukuh; sengon berdiameter 25 cm roboh di Jl. Tanah Merdeka 7, Rambutan, patah menimpa kabel udara; serta kersen berdiameter 35 cm tumbang di Jl. Laksamana Malahayati, Cipinang Melayu.

Lebih lanjut, empat tabebuya dan satu bidara berdiameter 25-30 cm tumbang di Jl. Mabes TNI, Cilangkap. Di Jl. Raya Cilangkap-Cipayung, beringin berdiameter sekitar 100 cm roboh dan menimpa tiga ruko sekaligus.

"Satu pohon akasia di Jl. Mabes Hankam, dekat Mapolsek Cipayung, juga tumbang dan mengenai minibus yang sedang lewat," ucap Made.

Untuk kasus patah batang, tercatat petai cina di bawah Flyover Baru, Pulogebang; jati dan kersen di Jl. Gelanggang Remaja, Makasar; serta kelengkeng di Jl. Pinang Ranti 1.

Selain itu, beringin patah di Kompleks pegawai TMII, Pondok Bambu, menimpa enam motor.

Meskipun mengakibatkan kerusakan aset, Made memastikan tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden ini. Penghitungan kerugian materiil masih berjalan.

Demi penyelesaian cepat, Made menyebutkan pihaknya mengerahkan 50 personel Pasukan Hijau untuk mempercepat evakuasi.

"Mereka dibantu PPSU, Satpol PP, dan personel Sudin Gulkarmat Jaktim. Penanganan sampai tengah malam. Hari ini kami lanjutkan menyisir area yang belum sepenuhnya beres," jelas Made.

Pemkot Jaktim sebelumnya telah memangkas lebih dari 20 ribu pohon rawan tumbang sejak periode Januari hingga Desember 2025.

Rinciannya: 2.032 pohon pada Januari, 1.791 pada Februari, 1.627 pada Maret, 1.768 pada April, 1.687 pada Mei, 2.105 pada Juni, 1.914 pada Juli, 1.725 pada Agustus.

Kemudian, 1.773 pada September, 2.079 pada Oktober, 1.901 pada November, dan 211 hingga awal Desember ini.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Angin Kencang Tumbangkan 14 Pohon di Jaktim, 50 Pasukan Hijau Dikerahkan
  • Angin Kencang Tumbangkan 14 Pohon di Jaktim, 50 Pasukan Hijau Dikerahkan
  • Angin Kencang Tumbangkan 14 Pohon di Jaktim, 50 Pasukan Hijau Dikerahkan
  • Angin Kencang Tumbangkan 14 Pohon di Jaktim, 50 Pasukan Hijau Dikerahkan
  • Angin Kencang Tumbangkan 14 Pohon di Jaktim, 50 Pasukan Hijau Dikerahkan
  • Angin Kencang Tumbangkan 14 Pohon di Jaktim, 50 Pasukan Hijau Dikerahkan

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad