BNPP RI Tinjau Penerima Bantuan RTLH, Pastikan Memenuhi Kriteria dan Layak
THEREFINEDPOST - Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga yang mendapatkan Program Bantuan Peningkatan Kualitas 15.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di daerah perbatasan. Tujuannya adalah memastikan program ini benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan.
Makhruzi Rahman mengunjungi rumah Yulian Hani, warga Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terletak di kawasan perbatasan Indonesia-Timor Leste. Rumah Yulian sangat memprihatinkan. Dindingnya belum permanen, tidak ada pintu, dan jendelanya juga belum ada. Keluarga Yulian hanya memiliki tempat tidur kayu sederhana dan tikar untuk beristirahat. Atap rumahnya masih menggunakan dahan pepohonan yang tidak bisa melindungi mereka dari cuaca.
Makhruzi Rahman menegaskan bahwa kunjungannya ini adalah komitmen BNPP RI untuk mengawal pelaksanaan program peningkatan kualitas RTLH, terutama di wilayah perbatasan. Menurutnya, verifikasi faktual sangat penting agar bantuan tidak salah sasaran.
“Kami ingin memastikan sendiri kondisi rumah warga yang diusulkan. Dari hasil peninjauan, rumah ini memang memenuhi kriteria dan layak untuk diperbaiki secara menyeluruh,” ujarnya pada Rabu (13/5/2026).
Program 15.000 RTLH adalah upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat perbatasan yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar. Pemerintah berupaya agar program ini dapat segera direalisasikan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Yulian Hani mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah yang langsung melihat kondisi rumahnya. Sebagai petani sayur kecil-kecilan, dia sering kesulitan melindungi keluarganya dari hujan dan cuaca ekstrem karena kondisi rumah yang terbatas.
"Saya senang dan berterima kasih atas kedatangan Bapak. Mudah-mudahan rumah kami bisa segera diperbaiki,” tuturnya.
Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Belu Willybrodus Lay, Kelompok Ahli BNPP RI Nur Kholis, Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara BNPP RI Siti Metrianda Akuan, serta Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika.
Program bantuan Peningkatan Kualitas 15.000 RTLH di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) telah diluncurkan secara nasional pada April 2026 oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Kepala BNPP RI bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Kepala Badan Pusat Statistik.
Dengan kunjungan langsung ke rumah warga di kawasan perbatasan, BNPP RI menegaskan bahwa program peningkatan kualitas RTLH diharapkan tidak hanya menyediakan hunian yang layak, tetapi juga memperkuat rasa aman, martabat, dan optimisme warga perbatasan sebagai garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Posting Komentar