Meriahnya Pertunjukan Drone Hiasi Panutupan Festival Budaya Isen Mulang dan HUT Kalteng ke-69

 

Meriahnya Pertunjukan Drone Hiasi Panutupan Festival Budaya Isen Mulang dan HUT Kalteng ke-69
Meriahnya Pertunjukan Drone Hiasi Panutupan Festival Budaya Isen Mulang dan HUT Kalteng ke-69

PALANGKA RAYA – Langit malam Kota Palangka Raya mendadak berubah menjadi kanvas cahaya yang memukau ribuan pasang mata. Ratusan drone yang menari indah di udara menjadi suguhan puncak yang menandai berakhirnya gelaran akbar Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) sekaligus memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Acara penutupan yang dipusatkan di Bundaran Besar Kota Palangka Raya ini berlangsung sangat meriah dan dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh adat, serta lautan masyarakat yang memadati area sejak sore hari.

Sinergi Tradisi dan Teknologi Modern

Jika selama sepekan penuh masyarakat dimanjakan dengan kelestarian tradisi, budaya, dan kearifan lokal suku Dayak, malam penutupan justru memberikan kejutan lewat sentuhan teknologi modern.

Pertunjukan drone light show menjadi magnet utama yang paling dinantikan. Formasi ratusan drone tersebut berhasil membentuk berbagai konfigurasi visual yang ikonik, di antaranya:

  • Logo HUT Kalteng ke-69 yang menyala megah dengan kombinasi warna khas daerah.

  • Siluet Burung Tingang, burung sakral yang melambangkan kesetiaan dan kepemimpinan bagi masyarakat Dayak.

  • Tulisan "Isen Mulang", yang berarti pantang mundur, sebagai pelecut semangat pembangunan di Bumi Tambun Bungai.

Gubernur Kalimantan Tengah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kesuksesan luar biasa gelaran tahun ini. Ia menekankan bahwa perpaduan antara budaya leluhur dan inovasi teknologi adalah simbol bahwa Kalimantan Tengah siap melangkah maju menuju masa depan tanpa kehilangan jati dirinya.

"Festival Isen Mulang bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan panggung pembuktian bahwa budaya kita hidup, lestari, dan mampu beradaptasi dengan zaman. Malam ini, di usia Kalteng yang ke-69, kita melihat harmoni yang indah antara tradisi dan modernisasi," ungkapnya di hadapan gemuruh tepuk tangan penonton.

Dampak Positif bagi Pariwisata dan UMKM

Selain menjadi sarana hiburan dan pelestarian budaya, FBIM kali ini juga mencatatkan kesuksesan besar dari sektor ekonomi. Ribuan pelaku UMKM yang terlibat di sekitar area festival melaporkan peningkatan omzet yang signifikan selama acara berlangsung. Wisatawan domestik hingga mancanegara turut hadir, menjadikan Kalteng sebagai pusat perhatian pariwisata nasional sepanjang pekan ini.

Berikut adalah beberapa pencapaian utama selama pergelaran festival:

Sektor CapaianDampak Positif
Pelestarian BudayaDiikuti oleh kontingen dari seluruh kabupaten/kota se-Kalteng dengan puluhan cabang lomba tradisional.
Ekonomi KreatifRatusan stan UMKM lokal kuliner, kerajinan tangan, dan busana adat habis diserbu pengunjung.
Kunjungan WisataPeningkatan hunian hotel dan perputaran uang yang tinggi di Kota Palangka Raya.

Malam penutupan ditutup dengan penampilan kolaboratif dari artis-artis lokal dan ibu kota, yang berpadu dengan kembang api megah, mengiringi ratusan drone yang perlahan kembali mendarat. Kemeriahan ini meninggalkan kesan mendalam sekaligus harapan baru bagi kemajuan Provinsi Kalimantan Tengah di usianya yang ke-69.

Title of a News Article
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Meriahnya Pertunjukan Drone Hiasi Panutupan Festival Budaya Isen Mulang dan HUT Kalteng ke-69
  • Meriahnya Pertunjukan Drone Hiasi Panutupan Festival Budaya Isen Mulang dan HUT Kalteng ke-69
  • Meriahnya Pertunjukan Drone Hiasi Panutupan Festival Budaya Isen Mulang dan HUT Kalteng ke-69
  • Meriahnya Pertunjukan Drone Hiasi Panutupan Festival Budaya Isen Mulang dan HUT Kalteng ke-69
  • Meriahnya Pertunjukan Drone Hiasi Panutupan Festival Budaya Isen Mulang dan HUT Kalteng ke-69
  • Meriahnya Pertunjukan Drone Hiasi Panutupan Festival Budaya Isen Mulang dan HUT Kalteng ke-69

Posting Komentar