Polisi Selidiki Kasus Kekerasan Kekerasan Menimpa Caddy Golf di Tangerang, Korban Luka Parah
TANGERANG - Insiden kekerasan fisik yang menimpa pekerja sektor jasa kembali memicu keprihatinan sekaligus kecaman keras dari publik. Kali ini, seorang perempuan yang berprofesi sebagai pemandu atau pendamping pemain golf (caddy) diduga menjadi korban penganiayaan berat saat tengah menjalankan tugas profesinya di salah satu kawasan resort olahraga. Kekerasan yang dialami korban tergolong cukup parah hingga memerlukan penanganan medis darurat, memicu desakan dari berbagai pihak agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas motif dan menangkap pelaku di balik tindakan tidak manusiawi tersebut.
Pihak keluarga korban yang tidak terima dengan kondisi luka-luka yang diderita langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke markas kepolisian setempat demi mendapatkan keadilan.
Berdasarkan berkas laporan kepolisian dan hasil visum medis awal yang dirilis oleh tim penyidik pada hari Kamis, 25 Juni 2026, korban dilaporkan mengalami luka robek yang cukup dalam di bagian kepala serta lebam hebat di area wajah akibat hantaman benda tumpul.
Aparat kepolisian resor Metro Tangerang Kota langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi saat peristiwa penganiayaan itu terjadi.
"Kami telah menerima laporan resmi terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa seorang staf caddy golf di wilayah hukum kami. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik awal dan keterangan korban, yang bersangkutan mengalami luka robek di kepala yang membutuhkan beberapa jahitan, serta memar serius di wajah akibat tindakan kekerasan. Saat ini tim penyidik Satreskrim sedang bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti pendukung, memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar area lapangan golf, serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang melihat langsung jalannya insiden tersebut. Kami menegaskan akan memproses kasus ini secara profesional dan transparan sesuai hukum yang berlaku, serta segera memanggil pihak terlapor untuk dimintai pertanggungjawabannya," urai perwakilan humas kepolisian dalam keterangan resminya kepada awak media.
Guna memulihkan kondisi fisik dan psikologisnya yang terguncang hebat, korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dengan pendampingan ketat dari pihak keluarga. Di sisi lain, manajemen tempat lapangan golf tersebut menyatakan siap bersikap kooperatif penuh dengan menyediakan seluruh data dan akses yang dibutuhkan oleh pihak kepolisian demi memastikan keselamatan pekerja mereka sekaligus mendorong penyelesaian hukum yang seadil-adilnya.

Posting Komentar