Korban Tewas Gempa Kolombia Capai 321 Orang, 257 Masih Hilang
- account_circle Abraham Deandra Siahaan
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi Gempa Bumi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOTA – Korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang Kolombia pada 10 Agustus 2026 bertambah menjadi 321 orang. Selain itu, sebanyak 257 warga masih dilaporkan hilang dalam bencana tersebut.
Data terbaru itu disampaikan Unit Nasional untuk Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) melalui unggahan di X pada Jumat (21/8/2026). Badan tersebut mencatat sedikitnya 284.185 orang dari 146.188 keluarga terdampak gempa.
Dampak bencana tercatat tersebar di 15 departemen dan 476 wilayah administratif (municipality) di berbagai bagian Kolombia.
Gempa Kolombia: 31.445 rumah hancur, 163.884 rusak, 467 runtuh.
Kerusakan paling parah terjadi pada sektor permukiman. UNGRD mencatat 31.445 rumah mengalami kehancuran, sementara 163.884 rumah lainnya rusak. Sebanyak 467 bangunan juga dilaporkan runtuh, terutama di Cali dan Pereira, dua kota di wilayah barat Kolombia yang mengalami dampak berat.
Gempa tersebut turut mengganggu berbagai fasilitas publik. Sebanyak 351 fasilitas kesehatan dan 3.579 sekolah mengalami kerusakan. Dampak serupa tercatat pada 4.611 pusat kegiatan masyarakat, 435 ruas jalan, serta 180 jembatan yang digunakan kendaraan maupun pejalan kaki.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 itu terjadi pada 10 Agustus dan disebut sebagai salah satu peristiwa seismik terkuat yang melanda Kolombia pada abad ke-21.
Pusat gempa berada di sekitar San Jose del Palmar, Departemen Choco, kawasan Pasifik Kolombia. Episentrum berada pada kedalaman sekitar 110 kilometer.
Meski tergolong gempa berkedalaman menengah, getarannya menyebabkan kerusakan di wilayah yang cukup luas. Dampak struktural dilaporkan menyebar hingga kawasan Poros Kopi (Coffee Axis) di bagian barat serta sejumlah pusat perkotaan utama.
Pemerintah dan lembaga penanggulangan bencana masih melakukan pendataan terhadap korban, kerusakan bangunan, serta kebutuhan masyarakat yang terdampak.
Penulis Abraham Deandra Siahaan
Saya Abraham Deandra Siahaan penulis Profesional situs TheRefinedPost.com yang sudah puluhan tahun mempunyai latar belakang dalam menulis Jurnal Ilmiah dan Artikel Berita. Berbagai tulisan telah saya terbitkan dan masuk dalam kategori top Google.

Saat ini belum ada komentar