Semeru Erupsi Lagi! Awan Panas Meluncur 2,5 Kilometer, Petugas Minta Radius Aman Dikosongkan

Semeru Erupsi Lagi! Awan Panas Meluncur 2,5 Kilometer, Petugas Minta Radius Aman Dikosongkan

LUMAJANG — Gunung Semeru yang berada di wilayah administrasi Lumajang dan Malang, Jawa Barat, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Pada Kamis malam ini, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut dilaporkan mengalami erupsi dengan meluncurkan Awan Panas Guguran (APG) sejauh 2,5 kilometer ke arah sektor tenggara.

Guguran awan panas yang membelah kegelapan malam ini sontak membuat petugas pos pengamatan dan relawan di kaki gunung bergerak cepat mengondisikan warga di zona merah.

"Erupsi terekam di seismograf malam ini dengan amplitudo maksimum yang cukup besar. Jarak luncur awan panas terpantau secara visual meluncur sejauh 2,5 kilometer mengarah ke Besuk Kobokan. Kami meminta masyarakat untuk segera menjauhi aliran sungai," ujar petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (28/5/2026) malam.

Hujan Abu dan Evakuasi Mandiri warga

Akibat luncuran awan panas tersebut, beberapa desa di lereng gunung mulai melaporkan terjadinya hujan abu vulkanik tipis yang terbawa embusan angin. Suara gemuruh lemah hingga sedang juga sempat terdengar, membuat masyarakat di beberapa dusun terdekat memilih melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan laporan darurat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, langkah-langkah antisipasi langsung diterapkan di lapangan:

  • Sterilisasi Radius Aman: Petugas melarang total adanya aktivitas penambangan pasir maupun wisata di sepanjang aliran Besuk Kobokan.

  • Pembagian Masker: Relawan mulai bersiaga di titik pengungsian sementara untuk membagikan masker guna mengantisipasi gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.

  • Patroli Zona Merah: Tim SAR gabungan menyisir wilayah terdekat guna memastikan tidak ada warga yang terjebak di area sektoral 13 kilometer dari puncak.

Status Siaga dan Imbauan Petugas

Hingga berita ini diturunkan, Gunung Semeru masih berada pada status Level III (Siaga). Pihak otoritas mengingatkan bahwa potensi bahaya sekunder berupa lahar dingin juga sangat tinggi, mengingat cuaca di area puncak kerap diguyur hujan deras secara mendadak.

"Masyarakat kami minta tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Tolong patuhi rekomendasi dari PVMBG dan jangan percaya informasi yang tidak jelas sumbernya (hoax). Prioritas kita malam ini adalah memastikan seluruh warga di sekitar bantaran sungai sudah bergeser ke tempat aman," tegas pihak BPBD Lumajang.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan lokal malam ini terus bersiaga penuh di pos-pos pemantauan untuk memonitor perkembangan arah angin dan intensitas guguran, mengantisipasi adanya erupsi susulan sebelum fajar tiba.

Title of a News Article
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Semeru Erupsi Lagi! Awan Panas Meluncur 2,5 Kilometer, Petugas Minta Radius Aman Dikosongkan
  • Semeru Erupsi Lagi! Awan Panas Meluncur 2,5 Kilometer, Petugas Minta Radius Aman Dikosongkan
  • Semeru Erupsi Lagi! Awan Panas Meluncur 2,5 Kilometer, Petugas Minta Radius Aman Dikosongkan
  • Semeru Erupsi Lagi! Awan Panas Meluncur 2,5 Kilometer, Petugas Minta Radius Aman Dikosongkan
  • Semeru Erupsi Lagi! Awan Panas Meluncur 2,5 Kilometer, Petugas Minta Radius Aman Dikosongkan
  • Semeru Erupsi Lagi! Awan Panas Meluncur 2,5 Kilometer, Petugas Minta Radius Aman Dikosongkan

Posting Komentar