Bukan Sekadar Snorkeling, Destinasi Baru di Singapura Ini Ajak Wisatawan 'Nge-Teh' di Bawah Air
SINGAPURA - Ruangan yang gelap perlahan memakan cahaya saat perjalanan kita dimulai dari kapal riset canggih OceanXplorer. Suara komunikasi para ilmuwan dan peralatan penelitian mengiringi penyelaman kita menuju kedalaman samudra.
Pengalaman ini dibawa oleh ArtScience Museum di kompleks resor terpadu Marina Bay Sands, Singapura, melalui pameran Into the Ocean: Journey Beneath. Pameran hasil kolaborasi dengan OceanX ini dibuka sejak tanggal 6 Juni 2026. Di sini, para pengunjung diajak untuk menembus wilayah laut yang selama ini nyaris tak tersentuh oleh manusia.
Ketika kita memasuki area pameran, kita seolah berada dalam misi eksplorasi sungguhan. Perjalanan kita dimulai dari kapal selam OceanX menuju berbagai lapisan laut. Zona Photic, Twilight, dan Aphotic membawa kita ke dalam karakter ekosistem yang berbeda-beda. Cahaya perlahan menghilang seiring bertambahnya kedalaman penyelaman. Berbagai makhluk laut yang berpendar muncul dari kegelapan yang nyaris tak berujung.
Atraksi unik ini dirancang agar wisatawan dapat berinteraksi secara dekat dengan biota laut eksotis tanpa harus memiliki lisensi menyelam (diving) profesional, sehingga sangat ramah untuk liburan keluarga.
Pihak otoritas pengelola destinasi wisata bahari tersebut merilis keterangan resminya pada hari Jumat, 19 Juni 2026, untuk memperkenalkan wahana interaktif ini ke pasar internasional. Perwakilan manajemen menegaskan bahwa faktor keamanan dan kelestarian lingkungan menjadi prioritas utama yang mereka garansi demi kenyamanan para pengunjung.
"Kami sangat antusias menghadirkan sensasi menjelajah dasar laut yang sesungguhnya bagi para pelancong. Melalui teknologi helm selam khusus yang dialiri oksigen murni secara konstan, siapapun kini bisa menikmati keindahan terumbu karang dan berenang bersama ribuan ikan tanpa perlu bisa berenang. Seluruh operasional kami juga dipandu oleh instruktur bersertifikat internasional dan tetap menjaga kelestarian ekosistem laut di sekitar wahana," papar perwakilan pihak pengelola dalam rilis resminya.
Selama petualangan di bawah air, wisatawan tidak hanya berjalan di pasir laut, tetapi juga bisa mencoba berbagai aktivitas unik seperti berfoto di spot estetik bawah air hingga memberi makan ikan secara langsung. Kehadiran atraksi baru ini diharapkan mampu menjadi magnet kuat yang menyedot jutaan turis asing, khususnya dari Asia Tenggara, yang merindukan suasana liburan musim panas yang berbeda dan penuh kesan.

Posting Komentar