IHSG Meroket 4,1% Dekati Level 6.250, Deretan Saham Ini Sukses Jadi Motor Penggerak

IHSG Meroket 4,1% Dekati Level 6.250, Deretan Saham Ini Sukses Jadi Motor Penggerak

JAKARTA – Pasar saham dalam negeri mencatatkan performa luar biasa yang melampaui ekspektasi para pelaku pasar pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses mencetak reli tajam setelah bergerak perkasa di zona hijau sepanjang hari, ditopang oleh derasnya arus modal masuk (capital inflow) serta lonjakan signifikan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps).

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Senin, 15 Juni 2026 sore, IHSG ditutup menguat sangat signifikan sebesar 4,1 persen dan mendarat mulus di level 6.254. Performa gemilang ini menjadi salah satu kenaikan harian tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, sekaligus memutus tren konsolidasi yang sempat membayangi bursa domestik belakangan ini.

"Aksi beli bersih oleh investor asing dan domestik yang terjadi secara masif hari ini benar-benar menjadi bahan bakar utama bagi penguatan indeks. IHSG mampu melesat hingga 4,1 persen ke posisi 6.254 seiring dengan kembalinya kepercayaan pasar terhadap stabilitas makroekonomi kita," ujar seorang analis sekuritas di kawasan SCBD, Jakarta.

Deretan Saham yang Meroket Jadi Penopang

Bergairahnya aktivitas di lantai bursa sore ini terlihat dari nilai transaksi yang melonjak di atas rata-rata harian. Sektor perbankan, infrastruktur, dan komoditas menjadi motor utama yang menggerakkan indeks ke posisi tertingginya hari ini.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) naik 33,78 persen ke Rp99, PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) naik 28,57 persen ke Rp162, dan saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 25 persen ke Rp420.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) turun 11,21 persen ke Rp3.010, PT Hoffmem Cleanindo Tbk (KING) turun 10 persen ke Rp414 dan PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) turun 9,09 persen di Rp100.

Sejumlah saham mencatatkan kenaikan fantastis hingga menyentuh batas atas atau masuk dalam jajaran top gainers. Para pelaku pasar memanfaatkan momentum ini untuk melakukan akumulasi beli, terutama pada saham-saham yang valuasinya dinilai sudah sangat murah (undervalued) akibat tekanan pasar di pekan-pekan sebelumnya. Meredanya beberapa risiko eksternal turut memberikan ruang bagi investor untuk kembali memburu aset-aset berisiko tinggi (risk-on).

Optimisme Pasar Menuju Akhir Kuartal

Para pengamat pasar modal menilai bahwa keberhasilan IHSG menembus level psikologis 6.250 ini memberikan sinyal teknikal yang sangat positif untuk pergerakan bursa hingga beberapa hari ke depan.

Kendati pasar saat ini sedang dipenuhi euforia, para investor ritel tetap diimbau untuk rasional dan tetap memperhatikan diversifikasi portofolio. Langkah antisipasi tetap diperlukan guna menghadapi potensi aksi ambil untung (profit taking) jangka pendek yang biasa terjadi setelah indeks mengalami lonjakan yang cukup tajam dalam satu hari perdagangan.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • IHSG Meroket 4,1% Dekati Level 6.250, Deretan Saham Ini Sukses Jadi Motor Penggerak
  • IHSG Meroket 4,1% Dekati Level 6.250, Deretan Saham Ini Sukses Jadi Motor Penggerak
  • IHSG Meroket 4,1% Dekati Level 6.250, Deretan Saham Ini Sukses Jadi Motor Penggerak
  • IHSG Meroket 4,1% Dekati Level 6.250, Deretan Saham Ini Sukses Jadi Motor Penggerak
  • IHSG Meroket 4,1% Dekati Level 6.250, Deretan Saham Ini Sukses Jadi Motor Penggerak
  • IHSG Meroket 4,1% Dekati Level 6.250, Deretan Saham Ini Sukses Jadi Motor Penggerak

Posting Komentar