Lawan Petugas Saat Disergap, Pentolan KKB di Yakuhimo Tewas Ditembak Satgas Damai Cartenz
YAKUHIMO – Satuan Tugas (Satgas) Ops Damai Cartenz-2026 kembali mengambil tindakan tegas terukur terhadap kelompok bersenjata di Papua. Dalam sebuah operasi penyergapan, petugas dilaporkan berhasil menembak mati salah satu pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap melancarkan aksi teror dan gangguan keamanan di wilayah Kabupaten Yakuhimo, Papua Pegunungan.
Keberhasilan operasi penegakan hukum ini dikonfirmasi secara resmi oleh Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Faizal Ramadhani, saat memberikan pembaruan informasi kepada awak media pada Kamis, 18 Juni 2026.
Dalam keterangan resminya, Kombes Pol Faizal Ramadhani menjelaskan bahwa tindakan tegas tersebut terpaksa diambil karena anggota KKB tersebut memberikan perlawanan yang membahayakan nyawa petugas saat hendak diamankan.
"Ya benar, Satgas Damai Cartenz telah mengambil tindakan tegas terukur terhadap satu pentolan KKB di Yakuhimo hingga yang bersangkutan meninggal dunia," ujar Faizal memberikan pernyataan resmi kepada wartawan.
Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, AKBP Bayu Suseno, menambahkan bahwa identitas dari pentolan KKB yang tewas tersebut diketahui berinisial AS. Selama ini, AS tercatat masuk dalam daftar target operasi karena terlibat dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata, mulai dari penyerangan terhadap warga sipil hingga penembakan aparat keamanan di distrik-distrik rawan Yakuhimo.
"Saat ini jenazah yang bersangkutan sudah dievakuasi ke RSUD Yakuhimo untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut dan visum," terang Bayu dalam rilis resminya.
Dari lokasi kejadian, petugas juga dilaporkan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, dokumen internal kelompok, serta beberapa amunisi aktif. Pasca-insiden tersebut, Satgas Damai Cartenz bersama aparat gabungan TNI-Polri setempat langsung memperketat pengamanan dan meningkatkan patroli di sekitar Kota Dekai untuk mengantisipasi adanya pergerakan balasan dari kelompok tersebut.

Posting Komentar