Sukses Tembus Jalur Kritis, Kapal Tanker Pertamina Gamsunoro Akhirnya Lolos dari Selat Hormuz

Sukses Tembus Jalur Kritis, Kapal Tanker Pertamina Gamsunoro Akhirnya Lolos dari Selat Hormuz

JAKARTA - Jalur pelayaran logistik energi internasional akhirnya membawa kabar melegakan bagi ketahanan maritim tanah air. Salah satu kapal tanker andalan yang dioperasikan oleh subholding maritim PT Pertamina (Persero) dilaporkan telah sukses mengarungi kawasan perairan yang sempat mencekam akibat ketegangan geopolitik global. Keberhasilan menembus titik krusial ini menjadi bukti krusial dari matangnya manajemen risiko serta koordinasi taktis antarlembaga negara dalam melindungi aset strategis nasional di luar negeri.

Sebelumnya, operasional kapal pengangkut energi tersebut sempat menghadapi ketidakpastian besar akibat situasi keamanan yang memanas di kawasan Timur Tengah, memaksa armada ini bersiap dan menunggu lampu hijau di zona aman.

Berdasarkan laporan rekapitulasi operasional dan data navigasi komersial yang dirilis resmi pada hari Kamis, 25 Juni 2026, kapal Gamsunoro milik PT Pertamina International Shipping (PIS) dikonfirmasi telah berhasil melintasi Selat Hormuz dengan selamat pada hari Rabu malam pukul 20.00 WIB.

Operasi perlintasan yang memakan waktu pelayaran selama 16 jam tersebut berjalan mulus berkat sinergi ketat antara strategi mitigasi kedaruratan internal korporasi dan dukungan diplomasi perlindungan dari Kementerian Luar Negeri RI serta Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tehran, Iran.

Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping (PIS), Vega Pita, memberikan keterangan resmi asli mengenai proses panjang di balik keputusan pemberangkatan armada tersebut menembus jalur perairan internasional yang sempat tertutup itu.

"Pemilihan waktu dan rute melintasi Selat Hormuz telah melalui pembahasan dan penilaian risiko (risk assessment) yang sangat ketat selama satu bulan terakhir. Kami mencatat puluhan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum kapal diizinkan berlayar, mencakup aspek asuransi, teknis operasional, keamanan, hingga kesiapan seluruh awak kapal. Selama pelayaran berlangsung, Gamsunoro dipantau secara penuh selama 24 jam melalui koordinasi awak kapal di laut dengan tim darat yang bersiaga di crisis center PIS. Terima kasih atas dukungan dan doa seluruh pihak serta masyarakat Indonesia untuk kapal Gamsunoro. Kami juga memohon dukungan dan doa bagi kapal VLCC Pertamina Pride agar dapat segera melintasi Selat Hormuz dengan aman," urai Vega Pita dalam rilis tertulis resminya.

Gamsunoro sendiri dilaporkan bertolak dari Teluk Arab sejak dini hari dengan kecepatan konstan sekitar 7,5 knot sebelum akhirnya berhasil keluar dari mulut selat menuju perairan terbuka yang jauh lebih aman. Keberhasilan pengawalan ini diharapkan menjadi standar operasi yang andal bagi armada tanker Indonesia lainnya, mengingat masih adanya beberapa unit kapal berkapasitas besar milik Pertamina yang saat ini tengah mengantre dan bersiap mengikuti rute pelayaran serupa demi menjaga kelancaran pasokan energi.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Sukses Tembus Jalur Kritis, Kapal Tanker Pertamina Gamsunoro Akhirnya Lolos dari Selat Hormuz
  • Sukses Tembus Jalur Kritis, Kapal Tanker Pertamina Gamsunoro Akhirnya Lolos dari Selat Hormuz
  • Sukses Tembus Jalur Kritis, Kapal Tanker Pertamina Gamsunoro Akhirnya Lolos dari Selat Hormuz
  • Sukses Tembus Jalur Kritis, Kapal Tanker Pertamina Gamsunoro Akhirnya Lolos dari Selat Hormuz
  • Sukses Tembus Jalur Kritis, Kapal Tanker Pertamina Gamsunoro Akhirnya Lolos dari Selat Hormuz
  • Sukses Tembus Jalur Kritis, Kapal Tanker Pertamina Gamsunoro Akhirnya Lolos dari Selat Hormuz

Posting Komentar