Tantangan Berat Menanti Maung Bandung di ACC, Igor Tolic Janji Benahi Kelemahan Persib
BANDUNG - Tantangan besar kini tengah menanti juara bertahan Liga 1, Persib Bandung, dalam kiprah internasional mereka di ajang ASEAN Club Championship (ACC). Berdasarkan hasil undian yang telah dirilis, tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini dipastikan tergabung dalam grup yang tergolong berat atau "grup neraka" bersama sejumlah klub papan atas dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Menyikapi peta persaingan yang dipastikan bakal berjalan sengit dan menguras energi tersebut, jajaran tim pelatih Maung Bandung memilih untuk tidak berkecil hati. Mereka justru langsung tancap gas menyusun program kerja keras demi mendongkrak performa tim agar mampu berbicara banyak di level regional.
Pelatih kepala Persib Bandung, Igor Tolic, memberikan keterangan resminya pada hari Jumat, 19 Juni 2026, terkait kesiapan pasukannya menjelang laga-laga krusial di kompetisi ACC tersebut. Juru taktik asal Kroasia ini menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah mengidentifikasi sekaligus mengikis habis setiap kelemahan permainan yang masih terlihat dalam beberapa laga terakhir.
"Kami menyadari bahwa tim-tim yang berada di grup ini semuanya kuat dan memiliki pengalaman internasional yang sangat baik. Namun, bagi kami, fokus utama sekarang adalah melihat ke dalam tim sendiri. Kami akan memanfaatkan waktu yang ada untuk membenahi segala kekurangan, meningkatkan kualitas fisik pemain, serta mematangkan transisi permainan agar kami benar-benar siap saat kompetisi dimulai," tegas Igor Tolic dalam rilis keterangan resminya.
Selain pembenahan dari segi taktis dan strategi di atas lapangan hijau, manajemen Persib juga dikabarkan tengah mengupayakan kedalaman skuad yang ideal agar rotasi pemain dapat berjalan mulus mengingat padatnya jadwal kompetisi domestik dan internasional yang harus mereka arungi secara bersamaan. Dukungan penuh dari para Bobotoh diharapkan bisa menjadi suntikan moral ekstra bagi anak-anak asuh Igor Tolic untuk mencatatkan prestasi manis dan membawa harum nama sepak bola Indonesia di kancah ASEAN.

Posting Komentar