Kecelakaan Maut di Lohbener: 11 Penumpang Pikap Rombongan Besan Meninggal Dunia Usai Terpental
INDRAMAYU – Tragedi memilukan menimpa rombongan pengantar pengantin di Jalur Pantura Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Sebuah truk tronton berukuran besar menghantam mobil pikap bak terbuka yang sarat penumpang pada Minggu (12/7/2026) sore. Akibat insiden maut tersebut, sebanyak 11 orang penumpang mobil pikap dilaporkan meninggal dunia.
Tiga korban di antaranya mengembuskan napas terakhir secara tragis langsung di lokasi kejadian. Sementara itu, delapan korban lainnya dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dilarikan dan mendapatkan perawatan darurat di rumah sakit. Berdasarkan pantauan visual di lapangan, kerasnya benturan membuat kondisi bodi mobil pikap ringsek dan mengalami kerusakan yang sangat parah.
Mayoritas korban jiwa dan luka-luka mengalami trauma serius di sejumlah bagian tubuh akibat terlempar keluar dari bak terbuka dan menghantam aspal jalanan. Sejumlah penumpang lain yang selamat namun mengalami luka kritis langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang serta Rumah Sakit Mitra Plumbon Widasari guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Kronologi Benturan di Sore Hari
Insiden berdarah yang terjadi pada paruh sore itu bermula ketika mobil pikap yang dikemudikan oleh Warsidi melaju dari arah Cikampek dan hendak melakukan manuver putar arah (U-turn). Namun secara bersamaan, dari arah belakang meluncur truk tronton yang dikemudikan oleh Deden Ibad. karena jarak antar-kendaraan sudah terlampau dekat, pengemudi tronton gagal melakukan pengereman darurat sehingga hantaman keras pada bagian buritan pikap tidak dapat dihindarkan.
Banyaknya jumlah korban fatalitas dipicu oleh penggunaan mobil bak terbuka untuk mengangkut belasan manusia, sehingga ketika ditabrak dari belakang, para penumpang tidak memiliki pelindung dan langsung terpental bebas ke badan jalan Pantura.
"Menabrak dari belakang, dari Cikampek," ujar sopir truk tronton, Deden Ibad, saat memberikan keterangan awal yang singkat di lokasi.
Proses Evakuasi dan Penyelidikan Kepolisian
Sesaat setelah kejadian, petugas kepolisian dari Polsek Lohbener bersama warga sekitar langsung bergerak cepat bahu-membahu mengevakuasi para korban yang bergelimpangan di jalanan. Ambulans dikerahkan untuk membawa korban selamat maupun meninggal dunia ke RS Bhayangkara Losarang dan RS Mitra Plumbon Widasari.
Guna mengungkap tabir penyebab pasti kecelakaan, petugas Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa pengemudi kedua belah pihak beserta sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi. Kasus kecelakaan menonjol ini kini ditangani sepenuhnya oleh Unit Satlantas Polres Indramayu.

Posting Komentar