Modal 12 Fitur ADAS dan Teknologi V2L, BAIC T1 Mengaspal untuk Hadang Rival Segmen BEV
JAKARTA – Pasar kendaraan listrik di tanah air kembali kedatangan penantang baru yang kompetitif. Produsen otomotif terkemuka asal China, BAIC, resmi menandai debutnya di panggung elektrifikasi nasional dengan meluncurkan mobil listrik murni pertamanya untuk pasar Indonesia, yakni BAIC T1. Meski keran harga resminya belum diketok secara mutlak, model ini dipastikan akan bertarung di segmen gemuk dengan estimasi harga di rentang Rp300 jutaan.
Di negara asalnya, kendaraan ini sejatinya merupakan sebuah hatchback crossover yang dipasarkan di bawah bendera Arcfox, yang merupakan sub-merek premium dari BAIC. Namun, khusus untuk pasar domestik Indonesia, mobil ramah lingkungan ini akan mengaspal langsung menggunakan logo dan nama besar induknya, BAIC.
Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) BAIC, Dhani Yahya, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan tonggak sejarah penting bagi korporasi dalam merespons transformasi energi di tanah air.
"Peluncuran BAIC T1 merupakan langkah strategis kami dalam memasuki era new energy vehicle di Indonesia. Kami tidak sekadar menghadirkan kendaraan listrik baru, tetapi membangun fondasi jangka panjang bagi BAIC Indonesia untuk terus berkembang bersama perubahan kebutuhan konsumen dan perkembangan industri otomotif nasional," papar Dhani Yahya di sela-sela acara peluncuran pada Kamis (9/7/2026).
Dhani menambahkan, keputusan BAIC untuk tancap gas di segmen ramah lingkungan ini didorong oleh pertumbuhan pasar mobil listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) di Indonesia yang meroket hingga 78%. Angka ini menjadi bukti konkret bahwa kendaraan listrik bukan lagi sekadar komoditas musiman, melainkan masa depan utama moda transportasi nasional.
"Kami melihat momentum ini sebagai peluang besar bagi BAIC untuk menghadirkan portofolio new energy vehicle yang semakin lengkap," tutur Dhani optimistis.
Spesifikasi Mumpuni dan Fitur Unggulan
Menilik arsitektur fisiknya, BAIC T1 menawarkan proporsi bodi yang kompak namun tetap gagah khas crossover, dengan dimensi panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) sepanjang 2.770 mm. Keandalan melintasi berbagai kontur jalanan Indonesia ditunjang oleh jarak terendah ke tanah (ground clearance) setinggi 181 mm.
Urusan performa dan efisiensi juga menjadi jualan utama. BAIC T1 diklaim sanggup menempuh jarak hingga 425 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh berdasarkan siklus pengujian CLTC. Guna memangkas waktu tunggu pengisian daya, sistem baterai mobil ini telah mengadopsi teknologi pengisian daya cepat (DC Fast Charging) yang mampu menyuplai daya dari 30% hingga 80% hanya dalam kurun waktu 25 menit.
Menariknya lagi, BAIC menyematkan fitur kekinian berupa Vehicle-to-Load (V2L). Dengan kapasitas daya output mencapai 3.500 watt, fitur ini memungkinkan pengguna menyulap mobil mereka menjadi sumber listrik berjalan (power bank portabel) untuk menghidupkan berbagai perangkat elektronik saat berkemah atau dalam kondisi darurat.
Sementara dari aspek keselamatan berkendara, BAIC T1 tidak main-main dalam melindungi penggunanya. Mobil ini telah dipersenjatai dengan paket sistem keselamatan aktif mutakhir yang terdiri dari 12 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) terintegrasi.

Posting Komentar