Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Brutal Ojek Pangkalan di Lampung, Bermotif Cemburu Buta
LAMPUNG SELATAN – Jajaran Satreskrim Polres Lampung Selatan berhasil meringkus seorang pemuda pelaku pembacokan brutal terhadap seorang pengemudi ojek pangkalan bernama Aditia. Pelaku ditangkap di tempat pelariannya di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Sabtu (11/7/2026) sore.
Tersangka diketahui bernama Anggi Ardifa (21), seorang pemuda yang merupakan warga Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.
Kasatreskrim Polres Lampung Selatan, AKP Stefanus Boyoh, menjelaskan bahwa motif di balik aksi penganiayaan sadis ini didasari oleh rasa cemburu buta pelaku terhadap korban yang dituduh memiliki hubungan khusus dengan mantan kekasihnya.
"Pelaku menduga korban memiliki hubungan asmara dengan mantan kekasihnya setelah melihat korban mengantarkan perempuan tersebut ke rumah menggunakan sepeda motor. Padahal, korban diketahui hanya murni bekerja sebagai tukang ojek pangkalan," ungkap Stefanus saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).
Tiga Hari Buron dan Tertangkap di Dalam Travel
Stefanus membeberkan, usai membacok korban secara membabi buta, Anggi langsung melarikan diri ke luar provinsi dan bersembunyi dengan cara berpindah-pindah tempat guna mengelabui petugas.
"Jadi usai melakukan penganiayaan, pelaku ini kabur dan berpindah-pindah selama tiga hari sebelum akhirnya tertangkap kemarin sore. Pelaku ini berusaha melarikan diri lebih jauh dengan cara menumpangi mobil travel, kemudian pergerakannya kami jegat di wilayah OKI sebelum akhirnya kami bawa kembali ke Lampung," jelasnya.
Atas tindakan brutalnya tersebut, Anggi resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penganiayaan berat dengan ancaman hukuman penjara yang signifikan.
Aksi Brutal Pelaku Sempat Viral
Sebelumnya, kasus penganiayaan yang menimpa Aditia ini sempat viral dan menjadi sorotan tajam netizen di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat jelas tersangka menyerang korban berkali-kali menggunakan sebilah golok.
Dalam situasi mencekam tersebut, korban hanya bisa pasrah dan berusaha menghalau sabetan senjata tajam secara refleks menggunakan tangan dan kakinya. Beruntung, nyawa Aditia berhasil diselamatkan dari insiden maut tersebut. Saat ini, korban masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bacok di sekujur tubuhnya.

Posting Komentar