Proyeksi IHSG Pekan Depan: Bersiap Uji Level 6.203 di Tengah Tren Sideways
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bakal bergerak menguji rentang level 6.083 hingga 6.203 pada perdagangan pekan depan. Pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (10/7/2026), indeks acuan domestik tersebut sukses mendarat di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,20 persen ke level 5.942.
Tim Riset MNC Sekuritas mencatat, jika dikalkulasi secara mingguan (weekly), raihan IHSG tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 0,83 persen. Kendati demikian, secara makro, arah pergerakan indeks dinilai masih cenderung tertahan di dalam fase konsolidasi atau sideways.
Berdasarkan pembacaan gelombang teknikal, MNC Sekuritas mengalkulasi posisi IHSG saat ini tengah berada pada bagian dari wave b dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam.
"IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji 6.083-6.203, namun pelaku pasar perlu mencermati area koreksi pada level 5.752-5.797," tulis tim analis MNC Sekuritas dalam laporan berkala MNCS Daily Scope, Minggu (12/7/2026).
Secara kalkulasi teknikal, IHSG kini memiliki fondasi batas bawah (support) di area 5.486 dan 5.317. Sementara itu, titik jenuh atas (resistance) kuat indeks berada di kisaran 6.007 dan 6.286.
Rekomendasi Saham Pilihan (Pekan Depan):
Melengkapi proyeksi indeks, berikut adalah empat saham pilihan yang direkomendasikan untuk masuk dalam radar pantauan investor:
1. ARCI – Buy on Weakness
Saham ARCI melonjak signifikan 4,71 persen ke level 1.000 dengan sokongan volume pembelian yang tebal. Grafik harganya berhasil menembus garis rata-rata bergerak 20 hari (MA20). Selama harga saham tidak jebol di bawah batas stoploss 920, ARCI diperkirakan sedang berada di fase awal pembentukan wave 3 dari wave (C).
Area Beli (Buy on Weakness): 970 - 995
Target Harga (Target Price): 1.115 , 1.225
Batas Rugi (Stoploss): Di bawah 920
2. BMRI – Buy on Weakness
Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) merangkak naik 0,99 persen ke level 4.080 didominasi oleh volume akumulasi beli, meski posisinya masih tertahan di bawah MA20. Analis memperkirakan posisi BMRI saat ini sedang bergulir pada bagian dari wave [b] dari wave B.
Area Beli (Buy on Weakness): 3.780 - 3.850
Target Harga (Target Price): 4.180 , 4.270
Batas Rugi (Stoploss): Di bawah 3.710
3. MINA – Trading Buy
Saham MINA terkoreksi 1,45 persen ke level 272 akibat tekanan jual jangka pendek. Posisinya juga masih berada di bawah garis MA20. Namun, selama saham ini mampu bertahan di atas batas psikologis 238, posisi MINA diproyeksikan berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii].
Area Beli (Trading Buy): 250 - 266
Target Harga (Target Price): 310 , 336
Batas Rugi (Stoploss): Di bawah 238
4. TAPG – Buy on Weakness
Saham TAPG berhasil ditutup menguat 0,98 persen ke level 1.540 dengan stimulus volume pembelian yang positif. Tren harga TAPG terpantau konsisten bertahan di atas garis MA20. Pergerakan teknikalnya mengindikasikan posisi saham sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C dari wave (B).
Area Beli (Buy on Weakness): 1.490 - 1.530
Target Harga (Target Price): 1.625 , 1.700
Batas Rugi (Stoploss): Di bawah 1.460

Posting Komentar