Eks Markas OPM di Ugimba Jadi Lokasi Upacara HUT ke-81 RI
JAKARTA — Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut digelar di lokasi yang sebelumnya menjadi markas kelompok OPM Kodap VIII/Kemabu pimpinan Sabinus Walker. Markas itu disebut telah dikuasai Satgas TNI Habema pada 11 Agustus 2026.
Sebelum upacara dimulai, Lucky memeriksa langsung kondisi bekas markas tersebut. Setelah memastikan situasi di lokasi, jenderal TNI yang berlatar belakang Kopassus itu bertindak sebagai inspektur upacara.
Lucky mengatakan pelaksanaan upacara di lokasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan peringatan HUT Kemerdekaan RI di Papua tetap berlangsung. Menurut dia, ancaman terhadap pelaksanaan peringatan kemerdekaan yang sebelumnya disampaikan kelompok bersenjata tidak terbukti.
"OPM ancam HUT RI di Papua tidak terbukti," ujar Lucky melalui akun Instagramnya, sebagaimana dikutip dalam pemberitaan sebelumnya.
Dalam keterangannya, Lucky juga menyebut dirinya datang langsung ke bekas markas kelompok bersenjata tersebut. Ia mengatakan menemukan sebuah mumi di salah satu lokasi yang sebelumnya menjadi markas kelompok OPM.
"Saya datang langsung ke Markas OPM lalu menjadi Irup Upacara peringatan HUT RI di Ugimba Intan Jaya. Di sana saya juga mendapatkan mumi di salah satu markas," kata Lucky.
Selain memimpin upacara di Ugimba, Lucky menyebut sejumlah pejabat utama Kogabwilhan III juga ditugaskan menjadi inspektur upacara di beberapa lokasi lain yang telah dikuasai TNI.
Menurut Lucky, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen menjaga wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia juga menyatakan TNI akan terus menjalankan tugasnya hingga situasi keamanan di wilayah tersebut semakin kondusif.
Upacara di Ugimba turut dihadiri Bupati Intan Jaya Aner Maisini dan sejumlah anggota DPRD setempat. TNI menyebut penguasaan wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat dan mendorong warga yang sebelumnya meninggalkan wilayah itu untuk kembali beraktivitas.
Sebelumnya, Lucky juga mengajak anggota TPNPB-OPM untuk meletakkan senjata dan memilih jalan damai. Ia meminta seluruh pihak bersama-sama membangun Papua dalam kondisi yang aman.

Posting Komentar