Kematian Dokter Alex Lotis Masih Misteri, Polisi Tunggu Hasil Autopsi RS Bhayangkara
RIAU – Warga di sekitar Jalan Raja Kecik, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat pria di area semak belukar yang berbatasan langsung dengan pagar luar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian.
Korban berhasil diidentifikasi sebagai dr. Alex Kristo Lotis, seorang dokter residen yang tengah menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Universitas Riau (Unri).
"Beliau ditugaskan di sini (RSUD Tengku Rafian Siak) dalam rangka belajar sejak 1 Juli lalu dari Universitas Riau," kata Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, saat dikonfirmasi pada Rabu (15/7/2026).
Kondisi Korban dan Olah TKP Awal
Saat ditemukan oleh warga dan petugas, jasad dr. Alex berada dalam kondisi pakaian yang masih rapi mengenakan kemeja biru muda serta celana panjang. Tim Identifikasi Polres Siak langsung memasang garis polisi (police line) dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan visual di lokasi kejadian, polisi menemukan beberapa petunjuk penting terkait status barang berharga korban:
Integritas Barang Pribadi: Tas dan seluruh barang-barang berharga milik korban ditemukan masih utuh di sekitar area jasad dan dipastikan tidak ada yang hilang.
Tanda Fisik Kekerasan: Pemeriksaan fisik awal di TKP menunjukkan tidak ditemukannya indikasi bekas kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
"Dari olah TKP kami temukan barang-barang milik korban masih ada. Kemudian dari olah TKP belum ditemukan ada tanda-tanda kekerasan," papar AKP Raja Kosmos.
Langkah Hukum Lanjutan dan Proses Autopsi
Pihak kepolisian menegaskan belum bisa menarik kesimpulan dini mengenai penyebab utama kematian dokter residen tersebut sebelum ada rujukan medis yang valid.
Tindakan Medis Forensik: Guna memastikan penyebab kematian secara ilmiah (scientific crime investigation), jenazah dr. Alex Kristo Lotis telah dievakuasi dan dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani prosedur autopsi menyeluruh.
Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Siak masih terus melakukan pendalaman perkara dengan memeriksa sejumlah saksi kunci serta mengumpulkan rekaman atau bukti penunjang di sekitar jalur perlintasan luar rumah sakit.

Posting Komentar