Mendagri dan KPK Akan Sambangi 10 Daerah Usai Maraknya OTT Kepala Daerah
JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan akan turun langsung ke sejumlah daerah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai langkah pencegahan setelah sejumlah kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT).
Tito mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan KPK terkait rencana tersebut. Kegiatan kunjungan akan dilakukan ke 10 wilayah mulai pekan depan.
"Dengan adanya OTT-OTT KPK ini, saya sudah bekerja sama dengan KPK, sudah saya temui. Kami akan keliling ke sepuluh titik mulai minggu depan," ujar Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, kunjungan tersebut akan melibatkan pimpinan KPK, jajaran deputi, serta Wakil Menteri Dalam Negeri secara bergantian. Setiap daerah akan menjadi lokasi kegiatan selama dua hari dengan agenda pembahasan yang lebih spesifik.
"Sepuluh titik bersama Ketua KPK, deputinya gantian, Wamendagri gantian, dua hari spesifik tiap-tiap daerah," katanya.
Tito menyebut, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah persoalan yang berkaitan dengan potensi pelanggaran hukum di daerah. Menurutnya, langkah turun langsung bersama KPK menjadi upaya pencegahan agar kepala daerah tidak melakukan tindakan yang berujung pada persoalan hukum.
Selain melakukan langkah preventif, Tito juga mengingatkan para kepala daerah agar mengambil pelajaran dari sejumlah kasus OTT yang terjadi belakangan ini.
Mantan Kapolri tersebut meminta kepala daerah melakukan evaluasi terhadap tata kelola pemerintahan masing-masing dan tidak mencoba melakukan praktik yang berpotensi melanggar hukum.
"Tapi dengan adanya OTT-OTT ini, saya minta kepala daerah juga introspeksi agar jangan sampai bermain-main. Nanti kena lagi yang lain. Kita tidak bisa cegah," tegas Tito.

Posting Komentar