OPINI: Hancurnya Kepercayaan Rakyat
TheRefinedPost.com - Sisa Elektabilitas President Prabowo sebagai President Republik Indonesia tinggal 14,8% menurut Lembaga Survey Yang terpercaya serta ternama dan sudah teruji bertahun tahun yaitu Lembaga Survey "SMRC".
Hasil 14,8 % itu adalah FAKTA yang berdasarkan Keadaan Masyarakat Indonesia yang sebenarnya dalam menilai kinerja President Prabowo Dan anteknya dengan melihat program program President Prabowo yang tidak mengutamakan Kepentingan Mayoritas Masyarakat Indonesia.
Perhatikan Dan pikirkan secara baik dengan menggunakan akal sehat kita Tampa Ada kepentingan apapun terhadap President prabowo mengapa President Prabowo hanya mengantongi Elektabilitas sebagai President tinggal 14,8 % (President pertama Indonesia yang paling rendah Elektabilitas nya) . Berikut penyebabnya :
- President Prabowo paling sering merendahkan rakyat Indonesia Dan bahkan terlalu sombong Dan keras kepala.
- Program Andalan President Prabowo seperti MBG, KDMP, SEKOLAH RAKYAT Dan UNIVERSITY REPUBLIC INDONESIA, serta GENTENG yang hampir menghabiskan uang Rakyat Indonesia 1000 Triliun yang banyak di Korupsi Dan Terbuang sia sia bukan kebutuhan Mayoritas Rakyat Indonesia.
- President Prabowo terlalu boros Dan senang sekali buang buang uang Rakyat dengan mengangkat 100 menteri, wakil menteri serta pejabat baru Dan juga sangat sering ke luar negeri.
- Prabowo membangkitkan gaya kepemimpinan Soeharto dengan melibatkan TNI dan POLRI kedalam urusan pekerjaan SIPIL.
Ke 4 point utama di atas yang membuat Rakyat Indonesia mulai tidak percaya Dan bahkan mulai resah serta sangat kuatir bahwa Indonesia akan bangkrut Dan bubar tahun 2030 di tangan President prabowo.
Rakyat Indonesia yang Cinta Indonesia serta yang mau selamatkan Indonesia dari para Koruptor Dan Mafia harus bersatu Dan bergandeng tangan bergabung dengan Mahasiswa untuk meminta President Pravowo menghentinkan semua kegilaan program yang buang buang uang Rakyat.
Salam Perjuangan
Ketua Yayasan Kemajuan Bangsa
OPINI Dari Trinov Fernando Sianturi, SH
Sumber: Facebook.com

Posting Komentar