IIF Catat Komitmen Pembiayaan Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026

IIF Catat Komitmen Pembiayaan Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026

JAKARTA – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) mencatat pertumbuhan bisnis pembiayaan dan layanan advisory sepanjang semester I 2026. Perusahaan membukukan enam komitmen pembiayaan dan investasi baru dengan nilai mencapai Rp2,5 triliun.

Nilai tersebut meningkat signifikan dibandingkan total komitmen sepanjang 2025 yang hanya mencapai Rp799 miliar. Pembiayaan baru tersebut disalurkan ke sejumlah sektor strategis, seperti kesehatan, pelabuhan, telekomunikasi, data, dan energi terbarukan.

Dari sisi advisory, IIF memperoleh sembilan mandat baru dengan nilai kontrak Rp19 miliar atau meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu fokus utama adalah keterlibatan dalam program Waste-to-Energy (WTE) atau pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Presiden Direktur dan CEO IIF Rizki Pribadi Hasan mengatakan perusahaan tetap menunjukkan ketahanan bisnis di tengah dinamika ekonomi global melalui penguatan portofolio pembiayaan, advisory, serta struktur permodalan.

“Meskipun laba pada semester I lebih rendah, kami optimistis dapat terus memperluas bisnis dan meningkatkan kinerja keuangan dengan dukungan permodalan yang kuat,” ujar Rizki di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Pada semester I 2026, pendapatan operasional IIF tercatat Rp542,7 miliar, turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp653,9 miliar. Laba bersih juga turun menjadi Rp38,2 miliar dari sebelumnya Rp85,3 miliar.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya pendapatan bunga investasi akibat pelunasan dipercepat oleh nasabah serta kebijakan pencadangan yang lebih konservatif.

Meski demikian, pendapatan non-bunga meningkat 54,8 persen secara tahunan menjadi Rp43 miliar. Kinerja permodalan juga tetap kuat dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 56,79 persen.

Per Juni 2026, total aset IIF mencapai Rp15 triliun atau tumbuh 4,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Aset produktif tercatat Rp13,4 triliun dengan pertumbuhan 4,9 persen.

Untuk mendukung ekspansi, IIF telah menghimpun dana lebih dari Rp1,3 triliun dari lembaga keuangan domestik dan internasional, termasuk penerbitan obligasi serta surat berharga perpetual senilai total Rp652 miliar.

IIF juga terus memperkuat penerapan standar ESG internasional sebagai bagian dari strategi pengelolaan risiko dan pengembangan pembiayaan infrastruktur berkelanjutan.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • IIF Catat Komitmen Pembiayaan Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
  • IIF Catat Komitmen Pembiayaan Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
  • IIF Catat Komitmen Pembiayaan Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
  • IIF Catat Komitmen Pembiayaan Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
  • IIF Catat Komitmen Pembiayaan Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
  • IIF Catat Komitmen Pembiayaan Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026

Posting Komentar