Menkes Ungkap 3 Manfaat Kimpul, Umbi Lokal yang Bisa Jadi Alternatif Nasi

Menkes Ungkap 3 Manfaat Kimpul, Umbi Lokal yang Bisa Jadi Alternatif Nasi

JAKARTA - Pilihan sumber karbohidrat masyarakat Indonesia tidak hanya terbatas pada nasi. Sejumlah pangan lokal, termasuk kimpul atau yang dikenal sebagai talas Belitung, dapat diolah menjadi alternatif sumber energi dalam menu sehari-hari.

Umbi dengan nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium tersebut mengandung karbohidrat sekaligus sejumlah zat gizi lain. Data komposisi pangan mencatat setiap 100 gram kimpul segar mengandung sekitar 145 kilokalori, 34,2 gram karbohidrat, 1,2 gram protein, 1,5 gram serat, serta mineral seperti kalsium, fosfor, dan kalium.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin juga pernah mengajak masyarakat untuk lebih mengenal kimpul sebagai salah satu pilihan pangan lokal. Dalam unggahan di akun media sosialnya, ia menjelaskan sejumlah keunggulan kimpul yang dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

1. Sumber karbohidrat yang dapat memberikan rasa kenyang

Salah satu keunggulan kimpul yang disoroti adalah kandungan karbohidratnya. Sebagai umbi, kimpul dapat menjadi sumber energi dan dikonsumsi sebagai alternatif sumber karbohidrat dalam menu makan.

“​​Ada tiga manfaat kimpul untuk kesehatan kalian. Teman-teman, karbohidrat dari kimpul ini termasuk karbohidrat kompleks, beda dengan karbohidrat nasi yang simpel,” ujar Budi.

Kandungan serat di dalam kimpul juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang membantu memberikan rasa kenyang. Data komposisi pangan Indonesia mencatat kandungan serat kimpul sekitar 1,5 gram per 100 gram bahan segar.

Namun, istilah karbohidrat kompleks tidak berarti kimpul otomatis lebih baik daripada nasi dalam semua kondisi. Dampak makanan terhadap kadar gula darah dapat dipengaruhi jenis pangan, porsi, cara pengolahan, serta makanan lain yang dikonsumsi bersamaan.

Penelitian terhadap talas Belitung menunjukkan bahwa nilai indeks glikemiknya dapat berbeda bergantung pada bentuk dan metode pengolahan. Salah satu sumber penelitian mencatat nilai indeks glikemik kimpul sekitar 63, sedangkan kimpul yang dikupas dan direbus selama 30 menit dilaporkan memiliki nilai sekitar 50.

Artinya, cara mengolah kimpul tetap menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

2. Berpotensi memberikan respons gula darah yang lebih terkendali

Kimpul juga menarik perhatian karena penelitian mengenai pati talas Belitung menunjukkan adanya potensi pelepasan glukosa yang lebih bertahap dalam model pencernaan tertentu.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Food & Nutrition Research menguji pencernaan pati talas Belitung menggunakan model in vitro. Hasilnya menunjukkan pati talas Belitung memiliki karakteristik pelepasan glukosa yang relatif lambat dalam sistem yang digunakan. Namun, penelitian tersebut dilakukan menggunakan model laboratorium, sehingga hasilnya tidak dapat langsung disamakan dengan respons gula darah semua orang setelah mengonsumsi kimpul.

Karena itu, kimpul dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan sumber karbohidrat, tetapi bukan berarti penderita diabetes dapat mengonsumsinya tanpa memperhatikan jumlah dan kondisi kesehatan.

Budi mengatakan karakteristik karbohidrat pada kimpul membuatnya dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.

“Akibatnya apa? Kalau kita makan kimpul, ini rasa kenyangnya lama,” ucapnya.

3. Bebas gluten dan mengandung sejumlah mineral

Keunggulan lain yang dimiliki kimpul adalah sifatnya yang secara alami bebas gluten. Karakteristik tersebut membuat kimpul dapat menjadi alternatif bahan pangan bagi orang yang memang perlu menghindari gluten, selama produk olahannya tidak tercampur dengan bahan yang mengandung gluten.

Selain itu, kimpul mengandung sejumlah mineral. Data komposisi pangan mencatat sekitar 26 miligram kalsium, 54 miligram fosfor, dan 536,1 miligram kalium dalam setiap 100 gram kimpul segar.

Kalium sendiri merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh dan berperan dalam berbagai fungsi, termasuk kerja otot dan saraf. Sementara itu, kalsium dan fosfor juga memiliki fungsi penting bagi tubuh.

Budi mengaitkan kandungan mineral tersebut dengan kesehatan jantung dan pengendalian tekanan darah.

“Kimpul ini kaya juga atas mikronutrien: kalsium, kalium, fosfor, bagus untuk mengendalikan tekanan darah dan memperbaiki fungsi jantung,” papar Budi.

Meski demikian, manfaat tersebut tidak berarti konsumsi kimpul dapat digunakan untuk mengobati hipertensi atau penyakit jantung. Kesehatan jantung dan tekanan darah dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, berat badan, serta kondisi medis seseorang.

Tetap perlu dilengkapi sumber protein

Meskipun kimpul dapat menjadi sumber karbohidrat, umbi ini bukan makanan yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan gizi tubuh. Kandungan proteinnya relatif rendah, yakni sekitar 1,2 gram per 100 gram bahan segar berdasarkan data komposisi pangan yang tersedia.

Karena itu, konsumsi kimpul sebaiknya disertai sumber protein dan makanan lain yang melengkapi kebutuhan zat gizi.

“Cuma masih ada satu yang kurang nih. Karena kimpul ini kan karbo, kita butuh yang namanya protein. Jadi jangan lupa makan kimpulnya sama telur rebus,” kata Budi.

Telur merupakan salah satu contoh sumber protein yang dapat dipadukan dengan kimpul. Pilihan lainnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan masing-masing, misalnya ikan, ayam, tahu, atau tempe.

Pada akhirnya, kimpul tidak harus diposisikan sebagai makanan yang sepenuhnya menggantikan nasi. Umbi ini lebih tepat dipandang sebagai salah satu pilihan sumber karbohidrat lokal yang dapat memperkaya variasi pangan.

Cara pengolahan juga perlu diperhatikan. Kimpul yang dikukus atau direbus tentu memiliki karakteristik gizi dan kandungan tambahan yang berbeda dengan kimpul yang digoreng atau diolah menjadi makanan dengan tambahan gula, santan, atau bahan lain.

Dengan memilih porsi yang sesuai dan memasangkannya dengan sumber protein, sayuran, serta makanan bergizi lainnya, kimpul dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih beragam sekaligus memperkenalkan kembali potensi pangan lokal Indonesia.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Menkes Ungkap 3 Manfaat Kimpul, Umbi Lokal yang Bisa Jadi Alternatif Nasi
  • Menkes Ungkap 3 Manfaat Kimpul, Umbi Lokal yang Bisa Jadi Alternatif Nasi
  • Menkes Ungkap 3 Manfaat Kimpul, Umbi Lokal yang Bisa Jadi Alternatif Nasi
  • Menkes Ungkap 3 Manfaat Kimpul, Umbi Lokal yang Bisa Jadi Alternatif Nasi
  • Menkes Ungkap 3 Manfaat Kimpul, Umbi Lokal yang Bisa Jadi Alternatif Nasi
  • Menkes Ungkap 3 Manfaat Kimpul, Umbi Lokal yang Bisa Jadi Alternatif Nasi

Posting Komentar