Abaikan Penolakan Keras Netanyahu, Trump Pertimbangkan Jual Jet Siluman F-35 ke Turki

 

Abaikan Penolakan Keras Netanyahu, Trump Pertimbangkan Jual Jet Siluman F-35 ke Turki

WASHINGTON – Babak baru ketegangan diplomatik tampaknya mulai menyelimuti hubungan antara Amerika Serikat dan Israel. Presiden AS, Donald Trump, dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah besar untuk membuka kembali keran penjualan jet tempur siluman generasi kelima, F-35, kepada Turki. Keputusan mengejutkan ini tetap bergulir meskipun Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara terbuka telah melayangkan protes keras dan menentang habis-habisan rencana tersebut.

Langkah Washington ini dipandang banyak pihak sebagai strategi pragmatis Trump untuk merangkul kembali Ankara ke dalam lingkaran utama aliansi militer NATO, sekaligus mengikis pengaruh Rusia di kawasan Mediterania Timur.

Seorang pejabat senior di Gedung Putih yang enggan disebutkan namanya membocorkan bahwa posisi Amerika Serikat saat ini berfokus pada kepentingan strategis jangka panjang, bukan sekadar kompromi regional.

"Presiden Trump melihat bahwa kemitraan pertahanan yang kuat dengan Ankara sangat krusial bagi stabilitas wilayah. Kami mendengarkan kekhawatiran dari sekutu kami di Tel Aviv, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Washington berdasarkan kepentingan nasional kami," ujar pejabat tersebut dalam pengarahan terbatas yang dirilis pada Rabu (8/7/2026).

Sebelumnya, Turki sempat ditendang keluar dari program konsorsium jet tempur F-35 oleh pemerintahan AS terdahulu setelah Ankara nekat membeli sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia. Namun, di bawah kepemimpinan Trump saat ini, posisi tawar Turki kembali menguat seiring adanya komitmen baru terkait pelokalan aset militer blok barat.

Di sisi lain, PM Benjamin Netanyahu dikabarkan sangat kecewa atas sikap acuh tak acuh Washington. Pihak Israel menilai bahwa membiarkan Turki memiliki armada jet siluman tercanggih di dunia dapat mengancam supremasi militer kualitatif (Qualitative Military Edge) Israel yang selama ini dijamin oleh AS di kawasan Timur Tengah.

"Kami telah menyampaikan posisi kami secara tegas kepada administrasi di Washington. Menjual teknologi sensitif ini ke negara yang kerap mengambil posisi berseberangan dengan kepentingan bersama adalah sebuah kesalahan strategis yang membahayakan," tegas juru bicara kantor Perdana Menteri Israel dalam pernyataan tertulisnya menanggapi manuver sepihak sekutu terdekatnya itu.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Abaikan Penolakan Keras Netanyahu, Trump Pertimbangkan Jual Jet Siluman F-35 ke Turki
  • Abaikan Penolakan Keras Netanyahu, Trump Pertimbangkan Jual Jet Siluman F-35 ke Turki
  • Abaikan Penolakan Keras Netanyahu, Trump Pertimbangkan Jual Jet Siluman F-35 ke Turki
  • Abaikan Penolakan Keras Netanyahu, Trump Pertimbangkan Jual Jet Siluman F-35 ke Turki
  • Abaikan Penolakan Keras Netanyahu, Trump Pertimbangkan Jual Jet Siluman F-35 ke Turki
  • Abaikan Penolakan Keras Netanyahu, Trump Pertimbangkan Jual Jet Siluman F-35 ke Turki

Posting Komentar