AGAR Melonjak 138 Persen, JELI Jadi Saham dengan Koreksi Terdalam Pekan Ini
JAKARTA – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 13–17 Juli 2026 diwarnai pergerakan tajam pada sejumlah emiten. PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) menjadi saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers), sedangkan PT Niramas Utama Tbk (JELI) mencatat pelemahan paling dalam (top losers).
Berdasarkan statistik mingguan BEI, saham AGAR melesat 138,21 persen dalam sepekan. Harga sahamnya naik signifikan dari 212 pada penutupan pekan sebelumnya menjadi 505 pada akhir perdagangan Jumat (17/7).
Di posisi berikutnya, saham PRDL menguat 77,06 persen dari 218 menjadi 386. Selanjutnya, KBLV mencatat kenaikan 69,14 persen dari 81 menjadi 137, sementara MLPT melonjak 59,70 persen dari 18.300 menjadi 29.225.
Penguatan juga terjadi pada saham BKDP yang naik 46,60 persen dan RONY yang menguat 44,15 persen. Selain itu, VKTR dan ALKA masing-masing mencatat kenaikan 35,58 persen dan 35,51 persen. Sementara itu, HOPE bertambah 35,00 persen dan VERN mengakhiri pekan dengan penguatan 34,01 persen.
Di sisi lain, saham JELI memimpin daftar saham dengan penurunan terdalam sepanjang pekan. Harga sahamnya anjlok 40,13 persen dari 1.495 menjadi 895.
Koreksi juga dialami saham COCO yang turun 21,56 persen dari 167 menjadi 131. Selanjutnya, saham BAPA melemah 19,15 persen dari 282 menjadi 228.
Saham PEGE tercatat turun 14,42 persen, disusul NTBK yang terkoreksi 13,21 persen, AIMS sebesar 12,68 persen, dan FORU yang melemah 12,18 persen.
Sementara itu, ASPI mencatat penurunan 10,40 persen, CASA melemah 9,75 persen, sedangkan PADI menutup daftar top losers setelah terkoreksi 9,59 persen selama periode perdagangan pekan ini.
Meski sejumlah saham mengalami penurunan cukup tajam, sentimen pasar saham Indonesia secara keseluruhan tetap menunjukkan tren positif. Hal tersebut tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 4,24 persen hingga ditutup di level 6.175,535 pada akhir pekan.
Optimisme pasar juga terlihat dari dominasi saham yang mencatatkan kenaikan. Sepanjang pekan, sebanyak 435 saham ditutup menguat lebih dari 2 persen, jauh melampaui 109 saham yang mengalami penurunan lebih dari 2 persen. Kondisi ini menunjukkan reli pasar berlangsung cukup luas dan didukung oleh penguatan di berbagai sektor maupun kelompok saham.

Posting Komentar