IHSG Melonjak 4,24 Persen, Jadi Bursa Berkinerja Terbaik di ASEAN

IHSG Melonjak 4,24 Persen, Jadi Bursa Berkinerja Terbaik di ASEAN

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan performa terbaik di kawasan Asia Tenggara sepanjang perdagangan 13–17 Juli 2026. Hal itu tercermin dari kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 4,24 persen, melampaui penguatan indeks saham utama di sejumlah negara ASEAN.

Berdasarkan statistik mingguan BEI, IHSG ditutup di level 6.175,54 pada perdagangan Jumat (17/7/2026). Posisi tersebut naik 251,18 poin dibandingkan penutupan pekan sebelumnya yang berada di level 5.924,36.

Penguatan tersebut menjadi yang tertinggi di kawasan. Sebagai perbandingan, FTSE Bursa Malaysia KLCI Index menguat 2,36 persen, diikuti PSEi Index Filipina sebesar 1,87 persen, SET Index Thailand 1,08 persen, serta Straits Times Index (STI) Singapura yang naik 0,73 persen. Sementara itu, VN-Index Vietnam justru terkoreksi 1,32 persen selama sepekan.

Tidak hanya mengungguli bursa regional, kinerja IHSG juga melampaui sejumlah indeks saham global. Di kawasan Asia Pasifik, Hang Seng Index Hong Kong naik 1,60 persen, sedangkan S&P BSE Sensex India menguat 0,75 persen.

Sebaliknya, beberapa indeks utama mencatat pelemahan cukup dalam. Nikkei 225 Jepang turun 6,44 persen, KOSPI Korea Selatan terkoreksi 8,77 persen, Taiwan Weighted Index melemah 5,92 persen, dan Shanghai Composite Index turun 5,81 persen.

Di kawasan Amerika Utara, Dow Jones Industrial Average di Amerika Serikat melemah tipis sebesar 0,16 persen. Sementara itu, S&P/TSX Composite Index Kanada masih mampu mencatatkan kenaikan 0,10 persen.

Kinerja positif IHSG turut ditopang meningkatnya aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Selama sepekan, rata-rata volume transaksi harian naik 27,75 persen menjadi 26,174 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian juga meningkat 36,25 persen menjadi Rp13,991 triliun, sedangkan frekuensi transaksi harian bertambah 24,60 persen menjadi 2,332 juta kali transaksi.

Dari sisi nilai pasar, kapitalisasi pasar BEI bertambah sekitar Rp409 triliun menjadi Rp10.749 triliun. Angka tersebut meningkat 3,95 persen dibandingkan posisi pada pekan sebelumnya.

Sentimen positif juga tercermin dari pergerakan investor asing. Setelah membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp1,74 triliun pada pekan sebelumnya, investor asing berbalik mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp442,05 miliar atau sekitar US$24,97 juta sepanjang perdagangan pekan ini.

Penguatan IHSG berlangsung merata di seluruh sektor. Sebanyak 11 indeks sektoral BEI ditutup di zona hijau, dengan sektor Basic Materials memimpin kenaikan sebesar 5,47 persen. Penguatan kemudian diikuti sektor Consumer Cyclicals sebesar 5,32 persen, Energy 4,62 persen, dan Infrastructure yang naik 4,55 persen.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • IHSG Melonjak 4,24 Persen, Jadi Bursa Berkinerja Terbaik di ASEAN
  • IHSG Melonjak 4,24 Persen, Jadi Bursa Berkinerja Terbaik di ASEAN
  • IHSG Melonjak 4,24 Persen, Jadi Bursa Berkinerja Terbaik di ASEAN
  • IHSG Melonjak 4,24 Persen, Jadi Bursa Berkinerja Terbaik di ASEAN
  • IHSG Melonjak 4,24 Persen, Jadi Bursa Berkinerja Terbaik di ASEAN
  • IHSG Melonjak 4,24 Persen, Jadi Bursa Berkinerja Terbaik di ASEAN

Posting Komentar