Tragis! Truk Rombongan Pemain Bola Masuk Jurang, 1 Tewas dan 9 Penumpang Kritis
MANGGARAI BARAT – Kabar duka menyelimuti dunia olahraga lokal di Nusa Tenggara Timur. Sebuah truk yang tengah mengangkut rombongan tim sepak bola dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal hebat hingga terguling di wilayah Manggarai Barat. Insiden maut yang terjadi di jalur perlintasan berliku tersebut mengakibatkan satu orang penumpang tewas di lokasi kejadian, sementara sembilan orang lainnya kini berada dalam kondisi kritis dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan kronologi awal di lapangan, truk yang sarat muatan pemain dan official tim tersebut diduga tidak kuat menanjak saat melewati jalur perbukitan, sebelum akhirnya kehilangan kendali dan terbalik ke sisi jalan.
Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP Kadek Suadnyana, mengonfirmasi langsung rincian peristiwa memilukan tersebut beserta jumlah total korban yang terlibat dalam kecelakaan pada Rabu (8/7/2026).
"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah kendaraan truk pengangkut rombongan tim sepak bola. Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia di tempat dan sembilan penumpang lainnya mengalami luka berat hingga kondisinya kritis," ujar Kadek Suadnyana saat memberikan keterangan resmi kepada wartawan.
Pihak kepolisian bersama warga setempat langsung bergerak cepat melakukan proses evakuasi dramatis terhadap para korban yang terjepit di antara badan truk. Seluruh korban kritis saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Komodo dan puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Selain korban tewas dan kritis, belasan penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka ringan berupa lecet dan benturan akibat hantaman keras saat truk tersebut terbalik.
"Saat ini tim penyidik dari Satlantas Polres Manggarai Barat masih melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) secara mendalam untuk memastikan penyebab utama kecelakaan, apakah karena rem blong, kelebihan muatan (overload), atau murni kelalaian dari pengemudi truk," tambah Kadek Suadnyana menegaskan langkah hukum yang sedang berjalan.
Pihak kepolisian juga kembali mengimbau kepada masyarakat luas agar tidak lagi menggunakan kendaraan terbuka seperti truk atau pikap untuk memuat penumpang manusia, terlebih saat harus melintasi jalur ekstrem di Manggarai Barat yang rawan kecelakaan.

Posting Komentar