Babak Baru Kasus Air Keras Andrie Yunus, Polisi Bekerja Sama dengan Oditurat Militer
JAKARTA – Penyidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus memasuki babak baru yang semakin krusial. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menyatakan siap menggandeng pihak Oditurat Militer guna mengusut tuntas perkara ini. Langkah strategis ini diambil pihak kepolisian tepat setelah rampungnya putusan sidang praperadilan yang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Ditemui di Mapolda Metro Jaya pada Selasa (2/6/2026) sore, pihak kepolisian menegaskan bahwa keterlibatan Oditur Militer diperlukan demi menjaga transparansi dan profesionalisme penyidikan. Hal ini sekaligus merespons adanya indikasi atau dugaan keterlibatan oknum aparat dalam pusaran kasus yang sempat menyita perhatian publik tersebut.
Putusan praperadilan sendiri dianggap menjadi titik terang yang memberikan kepastian hukum bagi penyidik untuk melanjutkan langkah-langkah instruktif berikutnya tanpa hambatan prosedural.
"Putusan praperadilan sudah keluar, dan itu menjadi lampu hijau bagi kami untuk bergerak lebih cepat. Karena ada dimensi hukum yang bersinggungan dengan wilayah militer, kami secara resmi berkoordinasi dan menggandeng Oditur Militer. Kami ingin memastikan tidak ada ego sektoral; siapa pun yang terlibat akan kita sikat sesuai aturan yang berlaku," ujar perwakilan penyidik Polda Metro Jaya kepada wartawan.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus ini memang terus dikawal ketat oleh masyarakat dan mendesak pemulihan keadilan bagi korban yang mengalami luka bakar serius. Pihak kuasa hukum Andrie Yunus pun menyambut baik langkah taktis Polda Metro Jaya yang dinilai berani dan terbuka ini.
"Sejak awal kami menduga ada aktor intelektual yang tidak tersentuh di balik penderitaan klien kami. Langkah Polda Metro menggandeng Oditur Militer adalah sinyal positif bahwa kasus ini tidak akan dipetieskan atau ditutup-tutupi," ungkap kuasa hukum korban saat dihubungi terpisah.
Dengan diserahkannya beberapa koordinasi berkas kepada pihak Oditurat Militer, publik kini menanti siapa saja tersangka baru yang akan terseret dalam kasus penyiraman air keras ini. Polisi berjanji akan menyampaikan perkembangan hasil penyidikan bersama (joint investigation) ini secara berkala dalam waktu dekat.

Posting Komentar