Katedral Dormisi Kyiv Membara Akibat Gempuran Rusia, Korban Jiwa Terus Bertambah

Katedral Dormisi Kyiv Membara Akibat Gempuran Rusia, Korban Jiwa Terus Bertambah

KYIV – Gempuran militer Rusia kembali mengguncang wilayah Ukraina dan memicu kerusakan parah di sejumlah kota besar. Otoritas regional melaporkan bahwa rangkaian serangan udara dari Moskow kali ini telah menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai puluhan warga sipil lainnya, termasuk anak-anak. Tidak hanya menelan korban jiwa, serangan ini juga menghanguskan salah satu situs keagamaan paling bersejarah di ibu kota Ukraina.

Tragedi berdarah ini dikonfirmasi oleh otoritas setempat pada hari Senin, 15 Juni 2026. Kepala Administrasi Militer Kyiv, Tymur Tkachenko, menyampaikan melalui saluran Telegram resminya bahwa situasi di ibu kota sangat mencekam menyusul ledakan yang terjadi di beberapa titik padat penduduk.

"Sejauh ini, tercatat ada 23 orang yang mengalami luka-luka di Kyiv, termasuk seorang anak kecil. Sangat tragis, jumlah korban meninggal dunia di wilayah kami kini telah bertambah menjadi empat orang," ujar Tkachenko saat memberikan pembaruan kondisi di lapangan.

Tim Penyelamat Gugur di Kharkiv

Sementara itu, situasi tak kalah memilukan terjadi di Kharkiv, sebuah kota di bagian timur laut Ukraina yang kerap menjadi sasaran empuk serangan udara. Menteri Dalam Negeri Ukraina, Igor Klymenko, mengungkapkan bahwa serangan Moskow kali ini dilakukan secara berulang atau menggunakan taktik double-tap. Akibatnya, lima petugas damkar dari Layanan Darurat Negara gugur saat tengah berjuang memadamkan api di lokasi reruntuhan, sementara lima petugas lainnya dilarikan ke rumah sakit karena terluka parah.

Situs Bersejarah Kyiv Pechersk Lavra Diamuk Massa Api

Kehancuran infrastruktur juga menyasar warisan budaya penting dunia. Walikota Kyiv, Vitali Klitschko, memaparkan bahwa kompleks biara kuno Kyiv Pechersk Lavra ikut terhantam dalam serangan fajar tersebut. Katedral Dormisi, yang merupakan landmark ikonik gereja Ortodoks, dilaporkan mengalami kebakaran hebat akibat hantaman proyektil Rusia. Asap hitam tampak membubung tinggi dari kubah-kubah emas yang selama ini menjadi simbol sejarah dan spiritual masyarakat Kyiv.

Hingga saat ini, tim penyelamat masih terus menyisir puing-puing bangunan guna mencari kemungkinan adanya korban yang masih tertimbun. Otoritas Ukraina mengutuk keras serangan ini yang dinilai sengaja menargetkan fasilitas sipil dan situs warisan budaya yang dilindungi dunia.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Katedral Dormisi Kyiv Membara Akibat Gempuran Rusia, Korban Jiwa Terus Bertambah
  • Katedral Dormisi Kyiv Membara Akibat Gempuran Rusia, Korban Jiwa Terus Bertambah
  • Katedral Dormisi Kyiv Membara Akibat Gempuran Rusia, Korban Jiwa Terus Bertambah
  • Katedral Dormisi Kyiv Membara Akibat Gempuran Rusia, Korban Jiwa Terus Bertambah
  • Katedral Dormisi Kyiv Membara Akibat Gempuran Rusia, Korban Jiwa Terus Bertambah
  • Katedral Dormisi Kyiv Membara Akibat Gempuran Rusia, Korban Jiwa Terus Bertambah

Posting Komentar