Ad
Ad

Ukraina Kembali Mencekam, Serangan Udara Masif Rusia Tewaskan Belasan Orang

Ukraina Kembali Mencekam, Serangan Udara Masif Rusia Tewaskan Belasan Orang

KYIV – Gelombang serangan udara besar-besaran kembali menghantam berbagai wilayah di Ukraina pada Selasa (2/6/2026) dini hari. Rusia meluncurkan kombinasi mematikan antara rudal penjelajah dan drone bunuh diri ke kota-kota padat penduduk, termasuk ibu kota Kyiv. Otoritas setempat melaporkan setidaknya 11 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan yang menyasar kawasan pemukiman dan infrastruktur energi ini.

Sirine tanda bahaya meraung-raung di hampir seluruh penjuru negeri sejak pukul 03.00 waktu setempat, memaksa ribuan warga terbangun dan bergegas menyelamatkan diri ke ruang bawah tanah serta stasiun kereta metro.

Menurut laporan dari Angkatan Udara Ukraina, Rusia meluncurkan lebih dari 40 rudal berbagai jenis dan puluhan drone buahan Iran, Shahed. Meskipun sistem pertahanan udara Ukraina berhasil merontokkan sebagian besar wilayah udara, beberapa rudal berat berhasil lolos dan menghantam gedung apartemen di wilayah Kryvyi Rih dan Kharkiv.

Di Kryvyi Rih—kota kelahiran Presiden Volodymyr Zelensky—sebuah gedung apartemen lima lantai hancur lebur setelah dihantam langsung oleh rudal penjelajah. Petugas penyelamat bekerja sepanjang pagi di antara puing-puing yang berasap untuk mencari korban selamat. Di lokasi inilah korban jiwa paling banyak ditemukan, termasuk satu keluarga yang sedang tertidur lelap saat serangan terjadi.

Gubernur wilayah setempat, Serhiy Lysak, menyampaikan duka mendalam atas tragedi yang terus berulang ini.

"Ini murni tindakan teror terhadap warga sipil yang tidak berdaya. Mereka menyerang saat orang-orang sedang tidur di rumah mereka sendiri. Sebelas jiwa melayang hari ini, dan tim penyelamat masih terus menggali puing-puing. Kami tidak akan pernah melupakan ini," ungkap Lysak dengan nada bergetar di lokasi kejadian.

Selain korban jiwa, serangan masif ini juga berdampak serius pada pasokan listrik di Ukraina barat dan tengah. Akibat hantaman drone pada fasilitas gardu induk, beberapa wilayah terpaksa mengalami pemadaman listrik darurat (blackout) untuk mencegah kerusakan jaringan yang lebih parah.

Presiden Volodymyr Zelensky langsung bereaksi keras atas serangan subuh ini. Lewat saluran Telegram resminya, ia kembali mendesak para sekutu Barat untuk mempercepat pengiriman sistem pertahanan udara tambahan dan jet tempur modern guna melindungi langit Ukraina dari teror udara Rusia yang kian membabi buta.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Ukraina Kembali Mencekam, Serangan Udara Masif Rusia Tewaskan Belasan Orang
  • Ukraina Kembali Mencekam, Serangan Udara Masif Rusia Tewaskan Belasan Orang
  • Ukraina Kembali Mencekam, Serangan Udara Masif Rusia Tewaskan Belasan Orang
  • Ukraina Kembali Mencekam, Serangan Udara Masif Rusia Tewaskan Belasan Orang
  • Ukraina Kembali Mencekam, Serangan Udara Masif Rusia Tewaskan Belasan Orang
  • Ukraina Kembali Mencekam, Serangan Udara Masif Rusia Tewaskan Belasan Orang

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad