Harga Telur di Temanggung Jatuh ke Rp17 Ribu per Kg, Peternak Minta Solusi Cepat
Temanggung, Jawa Tengah – Harga telur ayam ras di tingkat peternak Kabupaten Temanggung kembali mengalami tekanan cukup dalam. Dalam beberapa hari terakhir, harga komoditas tersebut turun ke kisaran Rp17.000–Rp18.000 per kilogram, jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) pemerintah yang berada di level Rp26.500 per kilogram.
Penurunan harga ini membuat para peternak ayam petelur di wilayah tersebut menghadapi kondisi sulit karena biaya produksi yang masih tinggi tidak sebanding dengan harga jual di pasar. Situasi ini disebut telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir dan memicu kekhawatiran di kalangan pelaku usaha peternakan.
Bendahara Koperasi Peternakan Unggas Sejahtera (KPUS) Sektor Temanggung, Buyung Adi Nugraha, menjelaskan bahwa kondisi ini membuat banyak peternak mengalami kerugian yang cukup signifikan.
“Harga telur saat ini sudah berada di bawah biaya produksi. Dengan kondisi seperti ini, peternak benar-benar kesulitan bertahan,” ujar Buyung.
Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut dipicu oleh gabungan faktor, mulai dari melemahnya daya beli masyarakat hingga meningkatnya produksi telur yang tidak diimbangi dengan permintaan pasar. Akibatnya, stok telur menumpuk di tingkat peternak.
Masih menurut Buyung, peternak berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga di pasaran. Beberapa usulan yang disampaikan antara lain percepatan distribusi bahan baku pakan serta penguatan program penyerapan hasil peternakan.
Sementara itu, sejumlah peternak di Temanggung juga mengaku semakin tertekan karena harga jual saat ini sudah jauh di bawah ekspektasi dan tidak lagi menutup biaya operasional harian.
Dalam laporan yang disampaikan pada Rabu (1 Juli 2026), kondisi harga ini disebut sudah berlangsung sekitar satu bulan terakhir dan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan berarti.
Di sisi lain, para pelaku usaha berharap adanya intervensi pasar agar harga bisa kembali stabil, mengingat sektor peternakan ayam petelur menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di daerah tersebut.

Posting Komentar