Tragedi Jalur Rel di Ciputat: Polisi Olah TKP Jasad Pria yang Tertabrak Commuter Line
TANGERANG SELATAN – Insiden memilukan terjadi di pelintasan jalur perkeretaapian yang memicu keprihatinan publik. Seorang pria dilaporkan tewas di tempat setelah tertemper iring-iringan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di kawasan stasiun penyeberangan massal.
Insiden mematikan tersebut berlangsung di dalam area operasional Stasiun Jurangmangu, Ciputat Timur. Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, korban yang merupakan seorang laki-laki diduga berada di area jalur rel aktif saat kereta sedang melintas, hingga benturan keras tidak dapat dihindarkan dan menyebabkan korban langsung meninggal dunia di tempat.
Tak lama setelah menerima laporan darurat, pihak kepolisian bersama petugas keamanan stasiun langsung bergerak cepat mengamankan area. Petugas memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan jasad korban guna memberikan ruang bagi tim identifikasi melakukan proses evakuasi serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Keterangan resmi mengenai penanganan kecelakaan ini disampaikan oleh Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar. Pihaknya membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa korban berjenis kelamin laki-laki.
"Benar, ada sebuah kejadian yang sebabkan orang meninggal dunia. Korban laki-laki," ujar Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar saat dihubungi wartawan.
Jasad korban selanjutnya dievakuasi dari jalur rel menuju rumah sakit terdekat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sembari menunggu pihak keluarga yang bisa dihubungi. Akibat insiden ini, arus perjalanan KRL di lintas tersebut sempat berjalan hati-hati demi keamanan proses evakuasi di lapangan.
Peristiwa kecelakaan fatal yang sempat menggegerkan warga di sekitar peron stasiun ini terjadi pada hari Kamis, 2 Juli 2026. Pihak kepolisian pun kembali mengingatkan masyarakat luas agar selalu menjaga kewaspadaan ekstra dan tidak beraktivitas di sepanjang jalur rel aktif demi keselamatan bersama.

Posting Komentar