Luruskan Simpang Siur, Kepala BGN Pastikan Anggaran Dapur Makan Bergizi Gratis Sudah Cair
JAKARTA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) angkat suara guna meredam simpang siur informasi terkait operasional program prioritas pemerintah. Dalam keterangannya kepada awak media di Gedung BGN, Jakarta Pusat, pada Senin, 8 Juni 2026, ia menegaskan bahwa anggaran untuk pengelolaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah percontohan sudah dicairkan dan berjalan sesuai komitmen.
Pernyataan tegas ini dikeluarkan untuk menepis rumor yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir, yang mengeklaim bahwa proyek percontohan dapur MBG di sejumlah daerah sempat mandek akibat kendala birokrasi dan keterlambatan pasokan dana dari pusat.
Dengan nada bicara yang lugas, Kepala BGN meminta masyarakat serta seluruh pihak terkait untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.
"Saya tegaskan hari ini, dana operasional untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah cair dan ditransfer langsung ke rekening pengelolaan di daerah. Jadi, hoaks besar kalau ada yang menyebut program ini macet atau anggarannya ditahan. Semua berjalan di lapangan," ujar Kepala BGN di hadapan para wartawan.
Ia menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran anggaran saat ini sudah menggunakan sistem digital terintegrasi untuk memastikan transparansi dan mencegah terjadinya kebocoran. Setiap rupiah yang keluar dipantau secara ketat agar langsung berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak sekolah dan ibu hamil yang menjadi target utama program.
Terkait adanya isu keterlambatan di satu atau dua titik, pihak BGN mengklarifikasi bahwa hal itu bukan karena ketiadaan anggaran, melainkan murni masalah teknis penyesuaian administrasi di tingkat bank penyalur lokal, dan kendala tersebut sudah langsung teratasi dalam waktu 1x24 jam.
Saat ini, ribuan dapur komunal MBG yang tersebar di berbagai pelosok tanah air dilaporkan tetap beroperasi normal. Dapur-dapur tersebut aktif menyerap bahan baku pangan lokal dari para petani dan peternak sekitar, sekaligus menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa.
BGN juga mengimbau media massa dan masyarakat untuk mengonfirmasi langsung setiap perkembangan program melalui kanal resmi atau pusat informasi BGN agar tidak terjebak dalam disinformasi yang sengaja dihembuskan pihak tak bertanggung jawab.

Posting Komentar