IHSG Ditutup Naik 56 Poin, Nilai Transaksi Tembus Rp15,78 Triliun

IHSG Ditutup Naik 56 Poin, Nilai Transaksi Tembus Rp15,78 Triliun

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Senin (20/7/2026). Penguatan indeks terutama didorong kinerja sektor perindustrian dan energi yang bergerak positif sepanjang perdagangan.

Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 56,25 poin atau 0,91 persen ke level 6.231,78. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup di posisi 6.175,53.

IHSG langsung dibuka di zona hijau pada level 6.197,48. Indeks kemudian sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.249,90 sebelum mengalami koreksi pada sesi kedua hingga turun ke posisi terendah 6.191,04.

Meski sempat tertekan, aksi jual berhasil diredam sehingga IHSG kembali menguat dan mengakhiri perdagangan di atas level 6.230.

Aktivitas transaksi saham juga terpantau cukup tinggi. Total nilai transaksi mencapai Rp15,78 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 29,54 miliar saham dalam 2,345 juta kali transaksi. Adapun kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp10.836 triliun.

Sentimen positif terlihat dari jumlah saham yang menguat. Sebanyak 421 saham ditutup naik, sedangkan 220 saham melemah dan 324 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Hampir seluruh sektor saham mencatatkan penguatan. Sektor perindustrian menjadi pemimpin kenaikan dengan penguatan 3,44 persen, diikuti sektor energi sebesar 2,61 persen dan sektor barang baku sebesar 2,01 persen.

Sektor properti menguat 1,44 persen, sektor primer naik 1,08 persen, transportasi dan logistik tumbuh 1 persen, infrastruktur menguat 0,73 persen, sektor non-primer naik 0,52 persen, kesehatan bertambah 0,33 persen, serta sektor keuangan naik tipis 0,06 persen.

Sementara itu, sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang berakhir di zona merah setelah terkoreksi 0,56 persen.

Dari jajaran saham dengan kenaikan terbesar, PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) menjadi top gainers setelah melonjak 24,72 persen ke level Rp1.690 per saham.

Penguatan berikutnya dicatatkan PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang masing-masing naik 23,53 persen. PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) menguat 20,83 persen, sedangkan PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) naik 20,48 persen.

Di sisi lain, PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) menjadi saham dengan penurunan terdalam setelah terkoreksi 13,99 persen ke level Rp332 per saham.

Penurunan juga terjadi pada saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) sebesar 12,29 persen, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sebesar 11,21 persen, PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) sebesar 10 persen, serta PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) yang turun 9,33 persen.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • IHSG Ditutup Naik 56 Poin, Nilai Transaksi Tembus Rp15,78 Triliun
  • IHSG Ditutup Naik 56 Poin, Nilai Transaksi Tembus Rp15,78 Triliun
  • IHSG Ditutup Naik 56 Poin, Nilai Transaksi Tembus Rp15,78 Triliun
  • IHSG Ditutup Naik 56 Poin, Nilai Transaksi Tembus Rp15,78 Triliun
  • IHSG Ditutup Naik 56 Poin, Nilai Transaksi Tembus Rp15,78 Triliun
  • IHSG Ditutup Naik 56 Poin, Nilai Transaksi Tembus Rp15,78 Triliun

Posting Komentar