Ad
Ad

Duka di Distrik Kembru, Komnas HAM Desak Pengusutan Usai Korban Jiwa Capai 12 Orang

Duka di Distrik Kembru, Komnas HAM Desak Pengusutan Usai Korban Jiwa Capai 12 Orang

PALANGKARAYA — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyampaikan perkembangan terbaru yang memprihatinkan terkait situasi keamanan di wilayah konflik. Melalui keterangan resmi yang dirilis pada Senin malam, 8 Juni 2026, Komnas HAM mengonfirmasi bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat insiden penembakan brutal di Distrik Kembru kini telah bertambah menjadi 12 orang.

Kenaikan jumlah korban ini dipastikan setelah tim pemantau di lapangan berhasil melakukan verifikasi data langsung ke sejumlah fasilitas kesehatan dan mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga serta saksi mata yang berada di lokasi kejadian.

Sebelumnya, laporan awal menyebutkan jumlah korban jiwa berada di angka kedeputian yang lebih rendah. Namun, akibat luka tembak yang parah dan keterbatasan akses evakuasi medis darurat di distrik yang terisolasi tersebut, beberapa warga sipil yang sempat kritis dilaporkan tidak dapat tertolong.

Komisioner Komnas HAM menyatakan keprihatinan yang mendalam atas terus jatuhnya korban jiwa dari kalangan warga sipil yang tidak bersalah. Ia menegaskan bahwa kekerasan bersenjata ini telah mencederai hak paling mendasar manusia, yaitu hak untuk hidup.

"Data terbaru yang berhasil kami verifikasi menunjukkan total korban jiwa di Distrik Kembru kini telah mencapai 12 orang. Kami mengutuk keras tindakan kekerasan ini. Situasi di sana membutuhkan penanganan yang cepat dan terukur agar eskalasi konflik tidak semakin meluas dan mengorbankan lebih banyak masyarakat sipil," ujar Komisioner Komnas HAM dari Palangkaraya, Senin malam.

Selain korban meninggal dunia, Komnas HAM juga mencatat belasan warga lainnya mengalami luka-luka dan ratusan penduduk distrik terpaksa mengungsi ke wilayah hutan serta daerah aman terdekat karena didera rasa ketakutan yang mendalam.

Merespons tragedi kemanusiaan yang terus memburuk ini, Komnas HAM mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah untuk segera mengambil langkah taktis guna menjamin keamanan warga di Distrik Kembru. Lembaga antirasuah kemanusiaan ini juga meminta dilakukannya investigasi yang transparan, menyeluruh, dan independen untuk menyeret para pelaku penembakan ke pengadilan hukum.

Hingga saat ini, jalurnya koordinasi antara instansi keamanan, jajaran pemerintah daerah, dan lembaga kemanusiaan terus diperketat guna membuka akses bantuan logistik serta layanan trauma healing bagi para korban selamat yang kini berada di posko pengungsian.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Duka di Distrik Kembru, Komnas HAM Desak Pengusutan Usai Korban Jiwa Capai 12 Orang
  • Duka di Distrik Kembru, Komnas HAM Desak Pengusutan Usai Korban Jiwa Capai 12 Orang
  • Duka di Distrik Kembru, Komnas HAM Desak Pengusutan Usai Korban Jiwa Capai 12 Orang
  • Duka di Distrik Kembru, Komnas HAM Desak Pengusutan Usai Korban Jiwa Capai 12 Orang
  • Duka di Distrik Kembru, Komnas HAM Desak Pengusutan Usai Korban Jiwa Capai 12 Orang
  • Duka di Distrik Kembru, Komnas HAM Desak Pengusutan Usai Korban Jiwa Capai 12 Orang

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad