Geger Penemuan Jasad Balita di Pinggir Sungai Cianten Bogor, Polisi Selidiki Identitas Korban
BOGOR — Aktivitas rutin warga yang sedang menambang pasir tradisional di aliran Sungai Cianten, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, berubah menjadi suasana histeris pada Sabtu (6/6/2026). Seorang warga secara tidak sengaja menemukan sesosok mayat balita yang tertimbun material pasir dan ranting di pinggir sungai.
Jasad anak kecil yang diperkirakan berusia sekitar 3 hingga 4 tahun tersebut ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, saksi mata sedang menyisir tepian sungai untuk mengumpulkan pasir ke dalam bak truk.
Melihat ada benda mencurigakan yang menyerupai boneka namun dalam posisi tertelungkup di antara tumpukan batuan dan pasir, saksi langsung mendekat. Betapa terkejutnya ia saat menyadari bahwa objek tersebut adalah tubuh seorang balita. Ia pun langsung berteriak meminta tolong kepada rekan-rekannya dan segera melapor ke Polsek Leuwiliang.
"Posisinya agak tertimbun pasir sekilas, kemungkinan terbawa arus sungai dari hulu yang sempat meluap kemarin malam. Kami langsung hentikan pekerjaan dan memanggil warga lain," ujar salah seorang penambang pasir di lokasi kejadian, Minggu siang.
Aparat kepolisian bersama tim SAR gabungan dan relawan yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap jasad balita malang tersebut. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik yang mencolok pada tubuh korban, sehingga dugaan kuat korban meninggal akibat tenggelam.
"Kami sudah mengevakuasi jasad korban ke puskesmas terdekat dan dilanjutkan ke RSUD Leuwiliang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ditemukan, korban tidak mengenakan pakaian dan tidak ada identitas yang melekat," jelas Kapolsek Leuwiliang kepada awak media, Minggu sore.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penelusuran di sepanjang bantaran hulu Sungai Cianten untuk mencari tahu apakah ada pihak keluarga yang kehilangan anggotanya dalam 24 jam terakhir.
Polisi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya yang tinggal di dekat aliran sungai, untuk segera melapor ke polsek terdekat jika merasa kehilangan anak balita dengan ciri-ciri rambut pangkas pendek dan tinggi badan sekitar 90 centimeter.

Posting Komentar