Geledah Kantor Wika, Penyidik Bareskrim Polri Angkut Dokumen Penting dan Barang Bukti Elektronik
JAKARTA – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melakukan aksi penegakan hukum besar-besaran dengan mendatangi dan menggeledah kantor pusat salah satu perusahaan kontraktor BUMN, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika. Penggeledahan ini dilakukan terkait dengan pengembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang tengah dibidik oleh korps bayangkara.
Dalam operasi senyap yang berlangsung pada hari Selasa, 9 Juni 2026 tersebut, tim penyidik yang mengenakan kemeja putih khas tipikor tampak keluar-masuk sejumlah ruangan strategis di gedung kantor Wika. Dari aktivitas yang berlangsung selama beberapa jam tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah aset yang diduga kuat berkaitan langsung dengan perkara.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa dari hasil penggeledahan di lokasi, tim penyidik mengangkut beberapa boks kontainer yang berisi tumpukan dokumen proyek, catatan keuangan, hingga barang bukti elektronik berupa hard disk dan laptop milik beberapa pejabat perusahaan.
"Benar, hari ini tim penyidik melakukan upaya paksa berupa penggeledahan di kantor Wika. Langkah ini diambil untuk mengumpulkan dan melengkapi alat bukti yang dibutuhkan guna membuat terang perkara yang sedang kami tangani," ujar juru bicara penegak hukum saat memberikan keterangan pers di Jakarta.
Fokus pada Transparansi Proyek
Meskipun Polri belum merinci secara detail mengenai kasus spesifik atau nama proyek yang sedang diusut, penggeledahan ini disebut-sebuah terkait dengan laporan penyelewengan dana atau markup anggaran pada salah satu proyek strategis nasional yang digarap dalam beberapa tahun terakhir.
Barang bukti elektronik yang disita nantinya akan dibawa ke Laboratorium Forensik Digital Polri untuk dibongkar riwayat percakapan serta data transaksinya. Polisi berharap data digital ini mampu mengungkap keterlibatan pihak-pihak lain dalam lingkaran kasus ini.
"Kami bergerak secara profesional atas dasar kecukupan alat bukti. Dokumen dan barang bukti elektronik yang kami sita dari kantor Wika akan segera dipilah dan dianalisis lebih lanjut oleh tim ahli," tambah perwakilan penyidik.
Respons Pihak Manajemen Wika
Di sisi lain, manajemen PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menyatakan sikapnya yang menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian. Perusahaan berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan membuka pintu bagi penyidik guna memberikan data atau keterangan yang dibutuhkan demi terwujudnya transparansi dan tata kelola perusahaan yang bersih.
Proses penggeledahan ini sempat menarik perhatian karyawan dan warga di sekitar lokasi kantor, mengingat Wika merupakan salah satu raksasa infrastruktur di tanah air yang saat ini tengah memegang banyak portofolio pembangunan nasional.

Posting Komentar