Ad
Ad

Siap Jadi 'Whistleblower', Sony Sonjaya Kantongi 20 Nama Besar di Pusaran Korupsi BGN

Siap Jadi 'Whistleblower', Sony Sonjaya Kantongi 20 Nama Besar di Pusaran Korupsi BGN

JAKARTA — Kasus dugaan korupsi pengadaan logistik di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) tampaknya akan menyeret gelombang tersangka baru dalam skala yang jauh lebih besar. Pada Senin malam, 8 Juni 2026, praktisi hukum sekaligus saksi kunci, Sony Sonjaya, resmi mengajukan permohonan sebagai Justice Collaborator (JC) ke lembaga penegak hukum. Bersamaan dengan itu, ia mengklaim telah mengantongi lebih dari 20 nama tokoh penting yang terlibat dalam pusaran rasuah tersebut.

Langkah berani Sony ini diambil di tengah bergulirnya penyidikan intensif terkait karut-marut tender kendaraan operasional hingga atribut petugas lapangan BGN yang dinilai merugikan keuangan negara.

Saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan usai menyerahkan berkas permohonan perlindungan dan dokumen pendukung, Sony menegaskan bahwa dirinya siap membuka kotak pandora dan bekerja sama penuh dengan penyidik untuk membongkar sistemik-nya praktik lancung di lembaga baru tersebut.

"Hari ini kami resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator. Kami tidak ingin setengah-setengah. Saya akan membeberkan semuanya ke penyidik, termasuk ada lebih dari 20 nama besar—baik dari unsur pejabat teras birokrasi, pembuat kebijakan, hingga pengusaha kakap—yang ikut menikmati aliran dana dari proyek ini," ungkap Sony Sonjaya di hadapan awak media.

Sony menambahkan bahwa dokumen yang diserahkannya bukan sekadar asumsi, melainkan memuat rincian aliran dana, catatan pertemuan, hingga bukti digital keterlibatan para pihak yang selama ini berada di balik layar.

Status Justice Collaborator sendiri merupakan status yang diberikan kepada saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum untuk membongkar tindak pidana yang terorganisir atau berskala besar. Jika dikabulkan, Sony berhak mendapatkan perlindungan saksi serta keringanan hukuman sesuai regulasi yang berlaku.

Sikap ofensif Sony Sonjaya ini diprediksi akan mengubah peta penyidikan kasus BGN secara drastis dalam beberapa hari ke depan. Sejumlah pengamat hukum menilai, jika 20 nama besar yang disebut Sony terbukti terlibat, kasus ini bisa menjadi salah satu skandal korupsi terbesar di lembaga pemerintahan baru pada tahun ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyidik masih melakukan verifikasi dan telaah mendalam terhadap berkas serta barang bukti yang disodorkan oleh Sony sebelum memutuskan untuk menerima permohonan JC tersebut secara resmi.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Siap Jadi 'Whistleblower', Sony Sonjaya Kantongi 20 Nama Besar di Pusaran Korupsi BGN
  • Siap Jadi 'Whistleblower', Sony Sonjaya Kantongi 20 Nama Besar di Pusaran Korupsi BGN
  • Siap Jadi 'Whistleblower', Sony Sonjaya Kantongi 20 Nama Besar di Pusaran Korupsi BGN
  • Siap Jadi 'Whistleblower', Sony Sonjaya Kantongi 20 Nama Besar di Pusaran Korupsi BGN
  • Siap Jadi 'Whistleblower', Sony Sonjaya Kantongi 20 Nama Besar di Pusaran Korupsi BGN
  • Siap Jadi 'Whistleblower', Sony Sonjaya Kantongi 20 Nama Besar di Pusaran Korupsi BGN

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad