Bek Anyar Persija Denis Kolinger Ungkap Proses Adaptasi di Jakarta
JAKARTA – Bek anyar Persija Jakarta, Denis Kolinger, mengungkapkan proses adaptasinya selama menjalani pekan pertama persiapan menghadapi musim 2026-2027. Pemain asal Kroasia itu mengaku sejauh ini tidak mengalami kendala berarti, baik dalam mengikuti program latihan maupun beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Sejak bergabung dalam sesi latihan di Persija Training Ground, Denis mulai menyesuaikan diri dengan ritme latihan, tuntutan fisik, serta atmosfer tim yang kini berada di bawah arahan Shin Tae-yong.
Meski baru beberapa hari berlatih bersama rekan-rekan barunya, bek berusia 32 tahun itu menilai proses adaptasinya berjalan lebih cepat dari perkiraan.
"Latihan berjalan sangat baik setiap hari. Sekarang kami sudah memiliki rutinitas harian. Kami memulainya dengan intensitas yang lebih ringan dan saya rasa setiap hari akan semakin berat. Saya berharap kami siap menyambut awal musim," ujar Denis, melansir laman iLeague, Senin (20/7/2026).
Menurut Denis, peningkatan intensitas latihan menjadi bagian penting dalam membangun fondasi tim. Ia menilai persiapan yang dilakukan sejak awal akan sangat menentukan kesiapan Persija menghadapi kompetisi yang panjang.
Selain soal latihan, Denis juga mengaku tidak kesulitan beradaptasi dengan cuaca Jakarta. Suhu ibu kota yang cukup panas tidak terlalu berbeda dengan kondisi yang biasa ia rasakan di Zagreb, Kroasia.
Bahkan, menurutnya, suhu di Zagreb pada waktu-waktu tertentu dapat lebih tinggi dibandingkan Jakarta. Karena itu, ia optimistis faktor cuaca tidak akan menjadi hambatan dalam proses adaptasinya bersama Persija.
"Sejujurnya, di negara saya cuacanya tidak terlalu berbeda dengan di Jakarta. Saya tinggal di Zagreb dan di sana juga sangat panas, bahkan terkadang lebih panas daripada di sini, bisa mencapai 37 derajat. Jadi, saya rasa saya bisa beradaptasi dengan cuaca di sini dengan sangat cepat," kata Denis.
Di sisi lain, Denis turut memberikan penilaian positif terhadap metode kepelatihan Shin Tae-yong selama pekan pertama persiapan tim. Ia menilai pelatih asal Korea Selatan tersebut mampu menjaga keseimbangan antara kedisiplinan dan suasana positif di dalam tim.
"Saya pikir pelatih sangat profesional, itulah yang saya sukai. Dia ingin kami serius saat latihan, itu hal yang normal. Ketika kami bercanda, kami bercanda. Tetapi ketika kami bekerja, kami benar-benar bekerja," tutur Denis.

Posting Komentar